Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Ada Apa, Jembatan KH Anang Syarani Arif Dipenuhi Masyarakat
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Ada Apa, Jembatan KH Anang Syarani Arif Dipenuhi Masyarakat

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 31 Agustus 2020, 20.06
Share
IMG 20200831 WA0024
SHARE

TERAS7.COM – Siapa yang tak kenal dengan Layang-layang, permainan yang disukai semua kalangan ini, merupakan permainan tradisonal yang hanya memanfaatkan hembusan angin untuk memainkannya.

Layang-layang beberapa waktu terakhir ini mulai kembali populer. Seperti yang terjadi di Kampung Melayu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar. Tepatnya di Jembatan KH Anang Syarani Arif.

Tua muda pun ikut bermain dalam permainan ini, mereka bermain mulai pukul 16:00 sampai dengan pukul 18.30 WITA, tak heran jika setiap hari di Jembatan Anang Syarani Arif dipadati oleh warga Kampung Melayu dan sekitarnya.

Seperti yang di ungkapkan oleh salah satu orang yang bermain Layangan, Alex (21) mengaku bermain hampir setiap hari, dia juga menjelaskan bahwa awal nya tidak sebanyak ini orang yang datang.

IMG 20200831 WA0025

Baca juga :

Nur Kemala Hayati, Mahasiswi Hukum ULM Terpilih Sebagai Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan

Pemprov Kalsel Dorong Generasi Muda Lestarikan Warisan Budaya Tak Benda

Festival Budaya Meratus II, Desa Kapul Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Adat dan Majukan Wisata Balangan

“Saya main layangan hampir setiap hari, awal nya disini cuman sedikit yang bermain tapi lama-kelamaan makin banyak yang ikutan main,” ujar Alex, saat ditemui jurnalis Teras7.com, pada sore (31/08).

Dia juga mengatakan bahwa layangan yang ia gunakan dibuat bersama beberapa temannya.

“Kami bikin nya patungan, jadi modal nya dari beberapa orang, modalnya sekitar 50 ribu, itu bisa dapat sampai 20 buah layangan,” ujarnya.

Dijelaskan juga oleh Alex, bahwa orang yang datang kebanyakan bukan warga setempat, melainkan warga Kelampayan, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar.

IMG 20200831 WA0026

“Yang datang itu banyak dari luar, kebanyakan dari Kelampayan,” tambahnya.

Sementara itu, dilokasi yang sama, Adit (17) pengunjung yang sedang melihat keseruan orang bermain layangan mengatakan, bahwa ia datang karena dirinya juga penggemar permainan tradisional tersebut.

“Saya dari kelampayan, jauh-jauh kesini hanya untuk melihat orang bermain layangan, karena kebetulan saya juga suka sekali main layangan,” pungkas Adit.

Perlu diketahui, selain menyenangkan bermain layang-layang juga bisa membuat kita bernostalgia dengan masa kecil, sekaligus menghilangkan stres di masa pandemi ini.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
WhatsApp Image 2026 09 05 at 09.32.47 1024x575 1
Bupati Tanah Bumbu Minta Pejabat Pengawas Pangkas Proses Kerja yang Berbelit
7 September 2026, 16.35

You Might Also Like

Nur Kemala Hayati, Mahasiswi Hukum ULM Terpilih Sebagai Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan

Pemprov Kalsel Dorong Generasi Muda Lestarikan Warisan Budaya Tak Benda

Festival Budaya Meratus II, Desa Kapul Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Adat dan Majukan Wisata Balangan

Peletakan Batu Pertama Tugu Sianipar Purbaraja: Simbol Persatuan dan Penghormatan kepada Leluhur

Meski Gerimis, Festival Pasar Terapung Lok Baintan Hari Kedua Tetap Semarak

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?