Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Mandai Jadi Oleh-oleh Khas Kota Sanggam
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Mandai Jadi Oleh-oleh Khas Kota Sanggam

Muhammad Fikri
Muhammad Fikri 12 Desember 2020, 15.53
Share
WhatsApp Image 2020 12 12 at 09.47.53
SHARE

TERAS7.COM – Mandai yang berasal dari kulit cempedak sudah tidak asing lagi bagi warga Kalimantan Selatan, bahkan makanan ini disebut-sebut menjadi kuliner khas Kalsel. Mandai merupakan salah satu olahan dari kulit buah Tiwadak atau Cempedak, yang direndam dengan air dan garam.

Ada puluhan lebih warga yang berjejer dipinggir jalan menjual tiwadak dan mandai, tepatnya di Desa Riwa Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan ini, salah satu pengolah dan penjualannya adalah Shifa.

Perempuan asli Batumandi ini mengatakan mengolah mandai tak terlalu sulit bahkan tak ada peralatan mewah yang digunakan, kulit tiwadak dikupas lalu direndam didalam gelas plus ditambah garam sebagai pengawet alami suapaya kulit Cempedak tetap awet.

“Cuman kalau pertama kali mengolah, bisa tidak pas takaran garamnya, kalau tidak pas bisa cepat busuk, mandainya jadi lemah dan tak enak lagi dimakan,” ujarnya teras7.com Sabtu (12/12/20).

WhatsApp Image 2020 12 12 at 09.47.55

Baca juga :

Hadiri Kampanye Haji Fani – Habib Taufan, Ratusan Warga Takulat: Coblos Nomor 3!

Haji Fani – Habib Taufan Kampanye di Warukin, Warga Sampaikan Dukungan

Haji Fani – Habib Taufan Tampil Apik di Debat Perdana Pilkada Tabalong

Menurut wanita yang 5 tahun lebih berjualan mandai ini, untuk takaran garam harus pas, atau lebih tidak jadi masalah. Sementara itu untul saat ini, untuk bahan berjualan madai di tempatnya harus membeli di tempat orang karena bahan yang iya miliki telah habis di olah.

Sementara itu, untuk mengikuti perkembangan jaman, ia mengatakan penjualan dan olahan, juga lebih kreatif dilakukan. Untuk penjualan sendiri ujarnya juga dilakukan secara online, dan untuk pelanggan atau reseller di beri potongan harga. Sedangkan untuk olahan Mandai, ia menjadikan snack atau makanan ringan, seperti mandai krispi.

Di tempatnya berjualan, selain menjual Mandai dan Mandai Crispy saja, ada pula Sirup Batumandi atau Sirbam, Rimpi tiwadak (buah cempedak yang telah di keringkan. Untuk harga Mandai di patok mulai dari 10 ribu hingga 50 ribu sesuai dengan besaran gelasnya, untuk Mandai Crispy 10 hinga 25 ribu sesuai dengan banyak isinya. Sedangkan untuk Sirbam dijual mulai dari 18 ribu hingga 25 ribu sesuai ukuran gelasnya, dan terakhir rimpi di jual 5 ribu satu bungkusnya.

WhatsApp Image 2020 12 12 at 09.47.52

“Untuk mandai penjualannya selama satu bulan, lebih dari 50 gelas, dan omzet untuk satu bulannya bisa mencapai satu juta lebih perbulan. Hal ini membuat Shifa, menjadikan mandai sebagai ladang penghasil pundi-pundi rupiah, lewat Mandai,” ucapnya.

Dilanjutkan dia, untuk pembeli biasanya lebih banyak dari luar daerah, sebagi oleh oleh, dan tidak jarang pula warga Balangan yang membelinya.

Di kesempatan yang sama, salah seorang warga Hulu Sungai Tengah (HST) Riduan mengungkapkan, bahwa ia ingin membelikan Mandai dan Sirbam untuk oleh-oleh temannya.

“Ini untuk oleh-oleh teman saya, yang ada di Tabalong, katanya mau mandai sama Sirbam,” tuturnya.

Menurutnya Mandai ini memiliki, kenikmatan tersendiri, mampu di olah basah ataupun kering serta awet tahan lama.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05

You Might Also Like

Hadiri Kampanye Haji Fani – Habib Taufan, Ratusan Warga Takulat: Coblos Nomor 3!

Haji Fani – Habib Taufan Kampanye di Warukin, Warga Sampaikan Dukungan

Haji Fani – Habib Taufan Tampil Apik di Debat Perdana Pilkada Tabalong

Haji Fani – Habib Taufan Akan Serap Tenaga Kerja dari Kelompok Disabilitas

Kampanye Haji Fani – Habib Taufan Diguyur Hujan Deras, Massa Tak Goyah

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?