TERAS7.COM – UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Banjar bersama BPBD Kota Banjarmasin, belum lama ini, menyelamatkan seekor bekantan di Desa Sungai Bakung, Kecamatan Sungai Tabuk.
Bekantan yang diselamatkan tersebut masuk kedalam mesjid dan menaiki bagian dalam kubah Masjid Al Kautsar, akan tetapi tidak bisa turun.
Dalam melakukan penyelamatan tersebut, UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Banjar menurunkan 3 orang anggota setelah mendapatkan laporan dari warga setempat.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Banjar, Gusti Yudi menuturkan petugas langsung berkoordinasi dengan pihak pengelola masjid Al-Kautsar dan disarankan untuk penanganan dilakukan setelah jamaah mesjid selesai sholat Magrib.
“Pertolongan tersebut dilakukan oleh petugas UPT. Damkar Kabupaten Banjar dengan dibantu dr. Hewan dari kota Banjarmasin untuk penyiapan obat bius dan kita sendiri bersama dengan BPBD Kota Banjarmasin menyiapkan jaring,” tuturnya.
Gusti yudi menjelaskan setelah persiapan sudah kita lakukan, pihaknya menembakkan obat bius dengan alat tembak terhadap Bekantan yang menggantung di kubah Masjid dan bekantan yang terbius kemudian akan disambut dengan dengan jaring yang ada di bawah.
“Bekantan tersebut berhasil kita selamatkan dan kemudian dibawa ke klinik dokter hewan untuk pemeriksaan kondisi dan observasi selama 1×24 jam. Apabila nanti bekantan dinyatakan dalam kondisi baik, maka selanjutnya akan diserahkan ke pihak BKSDA,” ungkapnya.
Tak hanya sekali ini, UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Banjar sering melakukan penyelamatan binatang yang penangkapan binatang yang meresahkan warga, tak hanya hanya menangani kebakaran.
Sebelumnya lanjut Gusti Yudi, UPT Damkar Kabupaten Banjar juga menyelamatkan satu ekor Lutung Kelabu (Hirangan) yang terjatuh saat tersentuh kabel listrik.
“Kita mendapat info terkait penemuan Lutung yang berada di dekat BPK Antasan Pasar Papan Martapura dan langsung mereka amankan, setelah itu kami jemput dan kita serahkan kepada BKSDA Kalimantan Selatan,” tuturnya
Pihaknya lanjut Gusti Yudi juga pernah mengamankan dua ekor anjing yang merusak tanaman taman yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar yang meresahkan.
“Dari informasi penjaga malam yang melaporkan dan kita langsung bergerak untuk mengamankan dan kita minta pihak terkait untuk dilakukan suntik rabies untuk kemana sebelum dilepasliarkan,” tuturnya.