Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru mencatatkan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di tahun 2021 untuk setiap harinya mencapai rata-rata 135 ton.
Volume sampah per hari di tahun 2021 ini mengalami peningkatan sekitar 10 ton jika dibandingkan tahun sebelumnya pada 2020 yang hanya mencapai rata-rata 125 ton.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Sirajoni saat ditemui teras7.com di ruang kerjanya. Kamis (16/12/2021).

“Yang masuk ke TPA rata-rata sekitar 135 ton, kalau tahun kemarin sekitar 125 ton per harinya, jadi naik sedikit sekitar 10 ton di 2020 ke 2021,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan volume sampah perhari di tahun 2021 ini terjadi karena penambahan jumlah penduduk, berkembang pesatnya kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat.
Disamping itu, faktor Kota Banjarbaru yang menjadi tujuan destinasi warga luar juga menjadi pemicu terjadinya peningkatan volume sampah, terlebih di akhir pekan.
“Faktornya pasti penambahan jumlah penduduk, dan kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat itu berpengaruh, jadi produksi sampah meningkat,” terangnya.
“Makanya kalau di hari Senin itu meningkat, bisa sampai 160 ton,” sambungnya.
Meski meningkat jika dibanding tahun lalu, volume sampah per harinya di Banjarbaru dikatakan Sirajoni juga mengalami pengurangan sebanyak 20 ton.
Hal ini terjadi karena adanya program DLH Banjarbaru untuk mengurangi sampah, seperti melalui Pusat Daur Ulang (PDU), TPS3R, Bank Sampah, kebijakan larangan penggunaan kantong plastik di ritel, dan kegiatan masyarakat lainnya.
“Karena program kita ada juga pengurangan sampah, seperti melalui PDU, TPS3R, Bank Sampah, larangan penggunaan kantong plastik melalui Perwali No 66, dan kegiatan pemulung itu mengurangi sampai 20 ton per hari,” jelasnya.
Untuk membantu proses pengangkutan sampah, pihaknya juga memiliki armada pengangkut sekitar 43 unit terdiri dari 25 truk konteiner Amrol, 18 dump truk, dan 106 TPS.