Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Atasi Kelangkaan Kedelai Impor, Kabupaten Banjar Dapat Alokasi Pengembangan Tanaman Kedelai Dalam Negeri
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Atasi Kelangkaan Kedelai Impor, Kabupaten Banjar Dapat Alokasi Pengembangan Tanaman Kedelai Dalam Negeri

Rizki Saputera
Rizki Saputera 18 Maret 2022, 10.54
Share
IMG 20220316 WA0037 1024x682 1
Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar mendapatkan alokasi pengembangan kedelai lokal dalam negeri seluas 240 Hektar, dimana salah satu kelompok tani, yakni Kelompok Tani Unggul Jaya Makmur Desa Sungkai Baru yang menanam kedelai di 20 hektar lahan baru saja melakukan panen. Foto : MC Banjarkab
SHARE

TERAS7.COM – Kedelai menjadi salah satu produk pertanian yang menjadi bahan baku pembuatan produk makanan seperti tahu dan tempe yang akrab di masyarakat Indonesia.

Namun saat ini sebagian besar bahan baku kedelai tersebut berasal dari impor, sehingga pemerintah mulai menggalakkan produksi kedelai dalam negeri.

Salah satunya dilakukan di Kabupaten Banjar, tepatnya di Kecamatan Simpang Empat dimana baru-baru ini melakukan syukuran panen kedelai.

Syukuran panen yang dilakukan di lahan kedelai Kelompok Tani Unggul Jaya Makmur Desa Sungkai Baru, Kecamatan Simpang Empat ini dihadiri Wakil Bupati Banjar Said Idrus pada Rabu (16/3/2022) kemarin.

Said Idrus mengungkapkan Kabupaten Banjar merupakan salah satu Kebupaten yang mendapat alokasi pengembangan kedelai dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Masuk Kios Warga di Martapura, Seekor Biawak Langsung Diamakan Petugas Damkar

Dimana pada tahun 2021 mendapat alokasi Pengembangan Kedelai seluas 671 Ha dari Direktorat (Aneka Kacang dan Umbi) Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian.

”Kecamatan Simpang Empat mendapat bantuan pengembangan seluas 240 Ha, khusus kelompok tani Unggul Jaya Makmur mendapat alokasi seluas 20 Ha,” katanya.

Hal tersebut sangat diperlukan sambung Said Idrus, karena Indonesia mengalami kelangkaan stok kedelai sehingga pemerintah pusat dan pemerintah daerah melakukan upaya pemenuhan kebutuhan stok kedelai lokal dengan cara meningkatkan luas pertanaman dan panen kedelai.

”Dengan panen kedelai hari ini, kedepannya semoga lebih meningkat lagi,” harapnya.

Kasi Perbenihan Perlindungan dan Pemasaran Tanaman Pangan Dinas TPH Kalsel Zainul Arifin mengatakan ketergantungan terhadap bahan baku kedelai harus mandiri dalam hal bahan baku.

”Seperti diketahui sempat terjadi kelangkaan kedelai, stoknya sedikit sehingga memicu kenaikan harga,” ungkapnya.

Zainul Arifin juga memberikan tantangan untuk semua Kabupaten di Kalimantan Selatan, agar bisa melakukan pengembangan tanaman kedelai berapapun yang diminta, baik dari anggaran provinsi maupun anggaran di satuan kerja Kementerian Pertanian.

“Bantuan yang diberikan kepada kelompok tani dengan paket lengkap, mulai dari benih, pupuk, pestisida dan termasuk alat dan mesin pertanian yang diserahkan hari ini,” katanya.

Adanya bantuan dan fasilitas ini, kedelai dapat berkembang di Kalimantan Selatan dan tidak menjadi komoditas yang memicu inflasi.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Masuk Kios Warga di Martapura, Seekor Biawak Langsung Diamakan Petugas Damkar

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Ajak Masyarakat Kabupaten Banjar Ambil Peran dalam Pembangunan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?