Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pengamat Konstruksi: Alfamart Ambruk, Kesalahan Cerucuk, Adanya Kegagalan Konstruksi Awal
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pengamat Konstruksi: Alfamart Ambruk, Kesalahan Cerucuk, Adanya Kegagalan Konstruksi Awal

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 19 April 2022, 13.17
Share
alfamart ambruk teras7
Tim relawan dari berbagai unsur baik pemerintah maupun swasta bahu membahu mengevakuasi korban timbunan mini market Alfamart yang ambruk Senin sore (foto : ariandi)
SHARE

TERAS7.COM – Ambruknya bangunan toko Alfamart di Jalan Ahmad Yani KM 14 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar atau tepatnya di samping SPBU Gambut pada Senin sore (19/04/2022) masih menyisakan tanda tanya apa penyebabnya.

Pasalnya, bangunan 3 lantai yang diketahui berdiri sejak 2012 sesuai dengan rekomendasi IMB-nya ini ambruk secara tiba-tiba saat puluhan orang masih berada di dalam.

Menanggapi hal ini, Pengamat Konstruksi, Supiansyah Darham, menilai kemungkinan besar ambruk atau rubuhnya bangunan toko Alfamart Gambut ini bukan hanya karena kesalahan cerucuk dan pondasi bangunan semata, melainkan terdapat indikasi adanya kegagalan konstruksi saat awal pembangunannya.

Karena jika hanya kesalahan pada cerucuk dan pondasi bangunan, menurutnya toko Alfamart KM 14 Gambut itu paling-paling hanya mengalami kemiringan atau penurunan.

“Kemungkinan bukan hanya karena kesalahan cerucuk dan pondasi awalnya saja ini, tapi bisa gagal konstruksi, karena kalau kesalahan pondasi saja pasti miring atau menurun bangunannya,” ujarnya kepada teras7.com pada Selasa (19/04/2022).

Baca juga :

Hadiri Kampanye Haji Fani – Habib Taufan, Ratusan Warga Takulat: Coblos Nomor 3!

Haji Fani – Habib Taufan Kampanye di Warukin, Warga Sampaikan Dukungan

Haji Fani – Habib Taufan Tampil Apik di Debat Perdana Pilkada Tabalong

Sambung pria yang kerap disapa Supi ini, layaknya di Banjarmasin, yang mana juga kondisi tanahnya hampir sama dengan Gambut, rata-rata bangunannya akan miring terlebih dahulu, tidak mungkin langsung ambruk seperti toko Alfamart KM 14 Gambut.

“Coba lihat di Banjarmasin rata-rata miring dulu bangunannya, tidak mungkin langsung ambruk, itu gagal konstruksi sepertinya, mungkin struktur pembangunan awalnya ada masalah,” bebernya.

“Kelihatan aja kalau pondasi tidak menahan itu pasti bangunannya menurun, dan ada retak-retak sedikit,” tambahnya.

Menurut Supi, saat memasang cerucuk untuk bangunan di rawa seharusnya kedalamannya hingga 30 meter, guna mendapatkan tanah yang benar-benar keras.

“Rata-rata kalau tanah mulai dari Gambut sampai Banjarmasin itu kedalaman cerucuknya harus 30 meter, karena sampai dapat tanah keras itu 30 meteran,” terangnya.

Apalagi, untuk bangunan bertipe 3 lantai seperti toko Alfamart Gambut seharusnya memakai tiang pancang beton atau mini pile bukan hanya memakai cerucuk galam.

“Itukan bangunannya 3 lantai, seharusnya kalau sudah 3 lantai seperti itu pakai mini pile,” katanya.

Lebih jauh ia mengatakan, rata-rata bangunan di Kecamatan Gambut mengalami kemiringan karena menggunakan cerucuk kayu galam guna menghemat biaya. Sedangkan jika menggunkan mini pile itu biayanya besar.

Namun, semua ini menurutnya kembali lagi kepada perizinan dari IMB yang dikeluarkan oleh instansi terkait di setiap daerahnya.

“Rata-rata bangunan disana (Kecamatan Gambut) pasti miring bangunannya, karena pakai cerucuk galam untuk menghemat anggarannya, kalau pakai mini pile kan banyak biayanya, tapi itu semua tergantung pada perizinan IMB yang dikeluarkan,” ungkapnya.

Padahal kata Supi, instansi terkait yang mengeluarkan IMB seharusnya juga mengetahui akan struktur pembangunannya. Kadang menurutnya dalam hal ini lah pemerintah kurang perhatian dalam melihat kondisi tersebut.

“Seharusnya yang mengeluarkan IMB ini kan tahu strukturnya bagaimana, betonnya harus gimana, besinya harus apa (jenisnya), nah disitu kadang pemerintah ini kurang tanggap, kurang melihat kondisi,” bebernya.

Namun semua ini kata Supi, tergantung lagi dengan anggaran yang dimiliki, apakah pembangunannya memakai mini pile atau hanya cerucuk galam.

“Tapi semua tergantung anggarannya juga, kalau pakai mini pile pasti keberatan mereka (anggarannya mahal), bisa sampai Rp 300 juta untuk mini pilenya. Mungkin ada penghematan anggaran, tapi ya tergantung anggaran pembangunannya juga,” tambahnya.

Kendati demikian, menurutnya bisa jadi perencanaan pembangunan dari pemerintah sudah benar. Namun, saat di lapangan kontraktor yang bekerja tidak sesuai dengan prosedur konstruksi.

“Bisa juga pemerintah (instansi terkait) sudah benar perencanaannya, tapi kan pas di lapangannya bisa jadi tidak sesuai prosedur pas pembangunannya, kan swasta, kadang-kadang disitu,” bebernya.

Namun alangkah baiknya, menurut Supi ada pengawasan yang dilakukan oleh instansi terkait terhadap bangunan komersil tersebut.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Hadiri Kampanye Haji Fani – Habib Taufan, Ratusan Warga Takulat: Coblos Nomor 3!

Haji Fani – Habib Taufan Kampanye di Warukin, Warga Sampaikan Dukungan

Haji Fani – Habib Taufan Tampil Apik di Debat Perdana Pilkada Tabalong

Haji Fani – Habib Taufan Akan Serap Tenaga Kerja dari Kelompok Disabilitas

Kampanye Haji Fani – Habib Taufan Diguyur Hujan Deras, Massa Tak Goyah

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?