Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Banjarbaru Juara: Dari Pajak Tanpa Tambang, IPM Kota Idaman Tertinggi di Kalsel
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Banjarbaru Juara: Dari Pajak Tanpa Tambang, IPM Kota Idaman Tertinggi di Kalsel

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 26 Juli 2022, 19.25
Share
IMG 20220322 WA0020
Kota Banjarbaru merupakan penerima PAD terbesar kedua di Kalsel. (Foto : Ariandi)
SHARE

TERAS7.COM – Tidak memiliki wisata alam, dan sumber daya alam seperti tambang menjadikan Kota Banjarbaru sedikit berbeda dari daerah sekitarnya. Namun, ketidakadaan hal tersebut rupanya tidak menjadi penghalang bagi kota ini untuk terus berkembang.

Karena, dengan hanya mengandalkan pajak daerah saja, BPPRD sudah bisa menyumbang sedikitnya 48 persen ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarbaru per tahunnya, tentunya hal inilah yang menjadi salah satu cara kota yang lahir sejak 23 silam ini untuk bisa berkembang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Banjarbaru Rustam Effendi, melalui Sekretaris BPPRD Kota Banjarbaru Masrul kepada teras7.com pada Selasa (26/07/2022).

20220726 165213
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Banjarbaru Rustam Effendi, melalui Sekretaris BPPRD Kota Banjarbaru Masrul. (Foto : Ariandi)


“Dari target pajak kami sebesar Rp 138 miliar itu mampu menyumbang 48 persen ke PAD, dari total PAD Kota Banjarbaru sebesar Rp 284 miliar,” ujarnya.

Sehingga tak salah menurutnya jika Kota Banjarbaru mendapat sebutan Kota Pajak. Apalagi, di Kalimantan Selatan sendiri, Kota berjuluk Idaman ini merupakan penerima terbesar kedua, setelah Banjarmasin dalam hal PAD.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi di Kota Banjarbaru juga terbilang bagus. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6 persen dari seluruh daerah di Indonesia.

Meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Kota Banjarbaru ini diakibatkan perkembangan Usaha Kecil, Mikro dan Menegah (UMKM) yang tergolong masif.

Selain itu, adanya Bandara Syamsudin Noor, perusahaan, pergudangan, hotel, dan restoran juga menjadi penopang Kota Banjarbaru untuk menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Disisi lain, penduduk Kota Banjarbaru yang notabenenya multi kultural juga memiliki dampak positif dalam hal pembayaran pajak dan retribusi yang didapatkan selama ini.

Kemudian, untuk pendapatan pajak terbesar urutan pertama yang dimiliki Kota Banjarbaru ada di sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dengan penerimaan tahun lalu sebesar Rp 46 miliar, dan disusul oleh Pajak Penerangan Jalan di urutan kedua.

Sedangkan untuk penerimaan pajak Kota Banjarbaru perbulannya, menurut Masrul bisa dibilang fluktuatif, dengan kisaran penerimaan sekitar Rp 18,8 miliar.

“Untuk rata-rata perbulannya itu fluktuatif, sekitar Rp 18,8 miliar peneriman pajaknya,” terangnya.

Adapun dari target penerimaan pajak tahun 2022 sebesar Rp 138 miliar, Masrul optimistis hal ini akan dapat tercapai. Bahkan, pihaknya sendiri menargetkan bisa melapaui target yang diberikan hingga capaian penerimaan sebesar Rp 150 miliar.

Sebagai tambahan informasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2021 di Kota Banjarbaru merupakan yang tertinggi di Kalsel, yakni mencapai 79,26 persen.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260814 152305
Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Hadir sebagai Ikon Religi Baru Kalimantan Selatan
14 Agustus 2026, 15.26
IMG 20260817 193804
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Jasa Veteran dan Seniman
17 Agustus 2026, 19.43
23af2781 1846 4430 a6f8 38bcdfcd3516
Mafia Tanah Dituntut Ringan Oleh Kejaksaan HSS?
19 Agustus 2026, 11.28
ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11

You Might Also Like

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Bahrul Ilmi dan Isteri Anjangsana ke Pemondokan Para Kafilah

Bazar dan Pameran Semarakan MTQ ke-37 Kalsel di Batola

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Baskoro Komitmen Atasi Masalah BPJS Kesehatan dan Infrastruktur di Sungai Salak Banjarbaru

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?