Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Ribuan Ikan Mati di Kabupaten Banjar, Petani Rugi Hingga Miliaran Rupiah
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Ribuan Ikan Mati di Kabupaten Banjar, Petani Rugi Hingga Miliaran Rupiah

Heru Pamungkas
Heru Pamungkas 5 Juni 2023, 23.35
Share
Ikan mati serentak pada keramba yang ada di Mali-Mali, Kabupaten Banjar, Senin (05/06/2023). (Foto : Heru)
Ikan mati serentak pada keramba yang ada di Mali-Mali, Kabupaten Banjar, Senin (05/06/2023). (Foto : Heru)
SHARE

TERAS7.COM – Kejadian ribuan ikan mati mendadak terjadi menimpa para petani ikan yang menggunakan aliran air dari Bendungan Riam Kanan, Kabupaten Banjar, pada Senin (05/06/2023).

Ternyata, hal ini pernah terjadi pada 2019 lalu, namun untuk kejadian terbaru ini belum diketahui berapa banyak ikan yang mati.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKPP Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani. Ia mengatakan sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan dari pada petani ikan, jumlah dan penyebab pasti ikan mati.

“Kita mendapatkan laporan dari warga atau para petani ikan keramba tadi malam,” ungkapnya.

IMG 20230605 WA0024
Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKPP Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani. (Foto: Heru)

Saat tim Teras7.com menanyakan terkait kematian ikan yang mendadak kepada Sipliansyah, mengatakan bahwa debit air yang kurang untuk alirannya.

Baca juga :

3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

“Jadi dari pihak Bendungan Riam Kanan, mungkin ada beberapa pintu turbin yang ditutup, sehingga aliran air berkurang serta kadar oksigen dalam air pun ikut berkurang,” jelasnya.

Ia menambahkan yang semestinya paling rendah di sungai 4 mg/L, saat pagi diukur 0,6 mg/L sampai 0,7 mg/L, tidak sampai 1 mg/L untuk kadar oksigennya.

“Ini yang mengakibatnya kematian ikan, serta kita berkordinasi dengan pihak PLN khususnya pengelola Bendungan Riam Kanan, bisa tidak mereka membukakan airnya lagi agar dapat mengalir dan oksigennya naik,” terangnya.

Ia menyarankan kepada pembudidaya ikan atau petani ikan untuk membuat air mancur yang menggunakan mesin air diarahkan ke keramba agar kadar oksigen bertambah.

“Kita juga sedang menyiapkan pengumuman untuk para pembudidaya ikan atau peternak ikan sepanjang aliran Bendungan Riam Kanan sampai Martapura, langkah-langkah apa yang harus di ambil untuk mengurangi kematian ikan,” jelasnya.

IMG 20230605 WA0022
Pembudidaya ikan atau perternak ikan, Heru Akbar. (Foto: Heru)

Di tempat lain pembudidaya ikan atau perternak ikan, Heru Akbar mengatakan jumlah kerugian pada ikan yang mati masal tersebut kurang lebih Rp 1 miliar dari semuanya.

“Untuk satu keramba modalnya 25 juta, dan yang mati sudah saya kubur,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34

You Might Also Like

3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Masuk Kios Warga di Martapura, Seekor Biawak Langsung Diamakan Petugas Damkar

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?