TERAS7.COM – Saat ini, jajaran Pemerintahan Daerah (Pemda) seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Banjar sedang dilakukan tahapan Survei Penilaian Integritas (SPi).
SPI merupakan survey yang dapat digunakan sebagai alat ukur obyektif untuk memetakan capaian dan kemajuan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, dengan responden terdiri dari unsur internal instansi, pihak eksternal sebagai pengguna layanan dan dari kalangan ahli.
Oleh karenanya, Inspektur Daerah Kabupaten Banjar, Mohammad Riza Dauly meminta kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Banjar apabila ada menerima pesan SPI centang hijau untuk mengisinya, karena itu adalah bagian dari SPI di Indonesia.
“Adapun penilaian SPI meliputi transparansi dan integritas dalam pelaksanaan tugas, pengelolaan pengadaan barang dan jasa, pengelolaan SDM, perizinan, pengelolaan anggaran dan sosialisasi anti korupsi,” ujar Riza Dauly saat menjadi pembina apel kerja gabungan di Halaman Kantor Bupati Banjar, Senin (09/10/2023).
Selain itu, Riza Dauly juga mengungkapkan, saat ini Pemkab Banjar terus berupaya melakukan perbaikan dalam tata kelola pemerintahan melalui program pencegahan korupsi terintegrasi atau Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK.
Dengan Inspektorat Kabupaten Banjar sebagai pihak yang diamanatkan dalam mengawal program tersebut.
”Memenuhi syarat-syarat sesuai yang diminta dari program MCP KPK sehingga nilainya dapat menggambarkan keadaan sebenarnya,” ungkap Riza Dauly.
Terakhir, Riza Dauly turut menyampaikan terima kasihnya kepada para ASN yang sudah berpartisipasi dalam pengisian SPI dan MCP KPK, yang bakal ditutup di akhir Oktober ini.