TERAS7.COM – Sebuah komplek gedung perkantoran permanen dan semi permanen yang baru saja selesai dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) telah diresmikan pada hari Jumat (26/01/2024). Peresmian ini dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi, termasuk Penjabat Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik.
Komplek gedung perkantoran baru ini terdiri dari Kantor Bupati Mahakam Ulu, Sekretariat DPRD Mahulu, Kantor Balitbangda, dan beberapa kantor semi permanen lainnya. Sebelum acara peresmian dimulai, dilaksanakan juga Doa Pemberkatan yang dipimpin oleh Uskup Agung Keuskupan Samarinda, Yustinus Harjosusanto.
Pj Gubenur Kaltim, Akmal Malik mengungkapkan rasa senangnya atas peresmian gedung perkantoran baru ini.
“Ini merupakan langkah penting bagi Pemkab Mahulu untuk memiliki fasilitas yang memadai,” ujarnya.
Ia juga berharap bahwa pembangunan infrastruktur lainnya, seperti jalan beraspal menuju komplek gedung perkantoran, dapat segera dituntaskan.
Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh, juga menyampaikan bahwa gedung perkantoran baru ini akan meningkatkan kualitas layanan dan pemerintahan di daerahnya.
Ia mengakui bahwa masih banyak kebutuhan yang belum terpenuhi, seperti infrastruktur pemerintah, jalan, lingkungan, dan lain-lain. Ia berharap ada bantuan dari pemerintah provinsi untuk membantu pembangunan di Mahulu.
Pembangunan gedung perkantoran baru ini dimulai sejak tahun 2019 dengan menggunakan skema Multy Years Contract (MYC).
Anggaran yang dikeluarkan dari APBD Mahulu mencapai Rp 412,6 miliar. Luas lahan yang diperuntukkan untuk komplek gedung perkantoran adalah 950 hektare (ha), namun baru 20 ha yang sudah dibangun. Gedung perkantoran yang sudah diresmikan adalah Kantor Bupati, Bappeda, dan Sekretariat DPRD Mahulu.
Peresmian gedung perkantoran baru ini juga diselingi dengan penyerahan bantuan dari Pemprov Kaltim berupa PJUTS sebanyak 55 titik di Jalan Poros Long Hubung – Datah Bilang senilai Rp 1,4 miliar. Selain itu, juga diserahkan PLTS terpusat di Desa Matalibaq Kecamatan Long Hubung senilai Rp 15,2 miliar.