Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Sekda Batola Minta Posyandu Peduli Tangani Stunting
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Sekda Batola Minta Posyandu Peduli Tangani Stunting

Teras 7 Official
Teras 7 Official 26 Februari 2024, 21.31
Share
IMG 20240226 WA0119
Sekretaris Daerah Kab. Barito Kuala Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc dalam rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan rembuk stunting kabupaten di Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Senin (26/2). (Foto : Dokpim Batola)
SHARE

TERAS7.COM – Menghadapi bonus demografi dimana jumlah penduduk Indonesia tujuh puluh persennya dalam usia produktif dan Indonesia emas pada tahun 2045 mendatang, memacu seluruh pemangku kebijakan tidak terkecuali pemerintah daerah kabupaten Barito Kuala untuk kerja keras menghasilkan generasi yang sehat bebas dari stunting.

Berdasarkan survei EPPBGM Januari 2024 stunting Barito kuala di angka 10,39% dibawah 14% target pemerintah tahun 2024. Jika dibandingkan dengan angka SSGI tahun 2022 Barito Kuala di angka 33,6%. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kab. Barito Kuala Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc dalam rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan rembuk stunting kabupaten di Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Senin (26/2).

“Harus diingat survei EPPBGM tidak apple to apple dengan SSGI yang jadi patokan pemerintah pusat namun kita tidak berbicara data lagi, tapi lebih fokus apa yang kita lakukan dan perbaikan kedepan. Teori intervensi sensitif dan spesifik telah kita semua pahami tapi masih ada yang perlu kita kuatkan sehingga penurunan stunting di Batola terjadi seperti yang diharapkan,” ungkap Zulkipli.

Dalam pertemuan yang dihadiri Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD, Camat, Kepala puskesmas, Kepala KUA, Baznas dan penyuluh KB se-kabupaten Barito Kuala. Zulkipli selaku ketua TPPS paparkan data rekap stunting per kecamatan hingga data alokasi anggaran kegiatan posyandu tingkat desa/kelurahan.
Karena stunting juga berkaitan erat dengan fasilitas kesehatan, Zulkipli meminta tegas Tim Penurunan Stunting (TPS) tingkat kecamatan untuk harus lebih bergerak dan meningkatkan kepedulian terhadap penanganan di posyandu. Selain itu, Zulkipli juga apresiasi capaian penimbangan tertinggi posyandu di kecamatan Anjir Pasar dan Anjir Muara.

Mengutip ungkapan Albert Einstein”insanity : doing the same thing over and over again and expecting different results” Zulkipli memotivasi Satgas TPPS terus mengupayakan perbaikan dan mengevaluasi apa yang sudah dilakukan untuk meraih keberhasilan penurunan stunting di Barito Kuala.

Baca juga :

Tinjau Penanganan Karhutla, Ketua DPRD Sempat Lakukan Pemadaman

Bahrul Ilmi Sampaikan APBD 2027 Rp16 T Lebih

APBD Perubahan 2026 Batola Turun 18,30 Persen

Turut mendukung percepatan penurunan stunting, Kepala Diskominfo Hery Sasmita sampaikan pula perkembangan penggunaan aplikasi pemantauan stunting ‘Lantingkuu Batola’ yang telah digunakan oleh 387 kader posyandu untuk pelaporan data pemeriksan anak. “Harapannya aplikasi Lantingkuu digunakan dalam rangka kemudahan pemantauan angka stunting melalui Handphone, sehingga siapa saja tahu perkembangan stunting,” ujarnya.

Tidak diam menunggu hasil SSGI tahun 2023 yang akan keluar di bulan maret nanti, Pemkab Barito kuala terus melaksanakan rembuk stunting di 17 kecamatan yang dilaksanakan dari Februari hingga Maret. Furqan,SH Kepala DPPKBP3A jelaskan rembuk stunting dilaksanakan dalam rangka untuk membangun kesepakatan dan komitmen bersama pemerintah kabupaten Barito kuala, stakeholder dan masyarakat dalam melaksanakan percepatan penurunan stunting.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23

You Might Also Like

Tinjau Penanganan Karhutla, Ketua DPRD Sempat Lakukan Pemadaman

Bahrul Ilmi Sampaikan APBD 2027 Rp16 T Lebih

APBD Perubahan 2026 Batola Turun 18,30 Persen

Ketua DPRD Harapkan Sekda Baru Bisa Lebih Baik Lagi

Selamat Riyanto Dipercaya Isi Jabatan Sekdakab Batola

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?