Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Ikan Arwana Red Banjar Jadi ‘Penghuni’ Danau Tamiang
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Ikan Arwana Red Banjar Jadi ‘Penghuni’ Danau Tamiang

Salim Ma'ruf
Salim Ma'ruf 15 April 2019, 06.58
Share
WhatsApp Image 2019 04 14 at 12.14.32 AM
54 ekor Ikan arwana jenis Banjar Red dilepasliarkan di Danau Tamiang, Desa Mandikapau Barat Kecamatan Karang Intan
SHARE

TERAS7.COM – Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Tumbuhan dan Satwa, menetapkan Ikan Arwana sebagai jenis ikan yang dilindungi, selain itu ikan arwana masuk dalam daftar Appendiks I CITES di mana perdagangannya secara internasional dilarang, kecuali hasil budidaya atau penangkaran.

Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Banjarmasin, Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Satwa Banjarmasin, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinas Perikanan Kabupaten Banjar melepas liarkan 54 ekor Ikan arwana jenis Banjar red di Danau Tamiang, Desa Mandikapau Barat Kecamatan Karang Intan, Kamis (04/04).

Koordinator BPSPL Wilayah Kerja Banjarmasin mengatakan, Ikan Arwana Red Banjar merupakan jenis ikan Arwana yang berasal dari daerah Kalimantan Selatan, oleh karena itu diupayakan untuk dikembalikan ke habitatnya yaitu di Kalimantan Selatan.

“Ikan arwana ini merupakan hasil sitaan BKIPM Entikong, Kalimantan Barat yang awalnya akan diselundupkan ke Malaysia namun berhasil digagalkan,”ujarnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 21 Tahun 2014, bahwa anak ikan arwana dengan ukuran kurang dari 12 sentimeter dilarang keluar dari wilayah Negara Republik Indonesia.

Baca juga :

Safari Ramadan di Sambung Makmur, Bupati Banjar Salurkan Hibah dan Bantuan Sosial

Mahfudz Anggota DPRD Banjar Dorong Peningkatan Budidaya Ikan Untuk Ketahanan Pangan Nasional dan Gizi Anak

Mahasiswa FKIK ULM Berinovasi Olahan Ikan Papuyu di Karang Intan

WhatsApp Image 2019 04 14 at 12.42.51 AM
Danau Tamiyang tempat melepas liarkan ikan Arwana Red Banjar

Pembakal Mandikapau Barat Abdul basyid mengharapkan ikan akan terus berkembang. “Akan kami jaga , masyarakat juga jaga jangan setrum, jangan tangkap, memancing bila dapat segera lepaskan. Ikan arwana langka di danau ini belum ada arwana, yang sudah ada itu nila, patin, ikan mas yang dikembangkan di jala apung. Semoga ikan arwana bisa besar dan nanti bisa dinikmati pengunjung,” katanya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banjar M Riza Dauly mengatakan ikan arwana dilindungi apalagi sudah ada perda nomor 7 tahun 2005 tentang pengawasan dan pelestarian sumber daya ikan.

“Pada intinya, apabila ikan yang dilindungi ini tertangkap masyarakat agar dilepasliarkan kembali. Masyarakat jangan menangkap ikan jenis apapun dengan cara yang tidak dibenarkan seperti menyetrum, karena dengan cara menyetrum bisa mengakibatkan ikan yang kecil juga mati,” pesan Riza Dauly.

Sementara itu, Bupati Banjar H. Khalilurrahman mengimbau kepada masyarakat apabila mendapatkan ikan arwana saat memancing atau teperangkap pada alat yang dipasang oleh pencari ikan agar bisa dilepaskan kembali. “Ini upaya kita untuk melestarikan ikan Arwana Red Banjar yang hampir punah,” kata Bupati yang akrap disapa Guru Khalil.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11
IMG 20260828 WA0022 e1787888367224
Tak Peduli Asal Domisili, Lisa Halaby Tegaskan Pasien Kritis Wajib Ditolong: Nyawa Harus Diselamatkan!
28 Agustus 2026, 11.40
WhatsApp Image 2026 08 27 at 15.50.49 2
Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu
29 Agustus 2026, 09.32
IMG 20260825 WA0002
3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak
29 Agustus 2026, 09.49

You Might Also Like

Safari Ramadan di Sambung Makmur, Bupati Banjar Salurkan Hibah dan Bantuan Sosial

Mahfudz Anggota DPRD Banjar Dorong Peningkatan Budidaya Ikan Untuk Ketahanan Pangan Nasional dan Gizi Anak

Mahasiswa FKIK ULM Berinovasi Olahan Ikan Papuyu di Karang Intan

Ikan Mirip Louhan Muncul di Waduk Riam Kanan, DKPP Kabupaten Banjar Lakukan Pemantauan

369 PPPK di Kabupaten Banjar Resmi Dilantik, Bupati Saidi Tekankan Komitmen Pengabdian

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?