Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Mahasiswa FKIK ULM Berinovasi Olahan Ikan Papuyu di Karang Intan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Mahasiswa FKIK ULM Berinovasi Olahan Ikan Papuyu di Karang Intan

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 23 November 2025, 08.57
Share
IMG 0138
SHARE

TERAS7.COM – Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Lambung Mangkurat bersama DKPP Banjar lakukan penerapan proyek kewirausahaan melalui kegiatan bertema “Diversifikasi Olahan Samu Papuyu Modern”, di Aula Kantor Desa Karang Intan, Jumat (21/11/2025).

Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan inovasi pengolahan ikan papuyu menjadi samu dengan tiga varian rasa.

Ketua Pelaksana Zahria Zarifa menjelaskan, pemilihan judul dan produk dilakukan berdasarkan potensi lokal.

“Kami mengangkat judul diversifikasi olahan samu papuyu modern dengan tiga varian rasa, yaitu original, ketumbar, dan pedas mix cabai,” ucapnya.

Zafira mengatakan, ikan papuyu dipilih karena merupakan komoditas unggulan Desa Karang Intan yang produksinya cukup besar.

Baca juga :

Tepis Isu Full Day School, Disdik Kabupaten Banjar Tegaskan Sekolah Tetap 6 Hari

Abdul Hadi Perluas Akses Kuliah, Program 1.000 Sarjana Balangan Kini Jangkau 3.800 Mahasiswa

Lewat Program PILAR, Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah ke Siswa SD

“Ini kami jadikan inovasi untuk meningkatkan mutu ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Zahria menerangkan, meski berasal dari Fakultas Kedokteran, proyek ini merupakan bagian dari mata kuliah kewirausahaan. Mahasiswa belajar bagaimana memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal.

“Kami melihat peluang yang ada di Karang Intan, sehingga mengangkat olahan papuyu sebagai proyek kewirausahaan. Semoga masyarakat dapat melanjutkan lebih besar dan berkelanjutan,” katanya.

Dosen pembina program, Irfan Maulana menyebut, kegiatan ini sejalan dengan visi universitas untuk mencetak mahasiswa yang tidak hanya ahli di bidang kesehatan, tetapi juga berjiwa entrepreneur.

“Mereka tidak hanya dicetak sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga mampu mencari peluang usaha dan bermitra dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Olahan ikan papuyu menjadi samu tiga varian ini memberdayakan potensi lokal. Harapannya bisa menjadi produk UMKM berkelanjutan yang menambah pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Kabid Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKPP Kabupaten Banjar Siti Hadizah, turut memberi dukungan. Ia menilai pelatihan ini dapat memperkuat UMKM desa berbasis bahan lokal.

“Mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi memberikan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya UMKM untuk melakukan pemberdayaan berbasis bahan lokal,” katanya.

Hadizah menjelaskan, olahan yang dikerjakan hari ini berbahan dasar ikan papuyu, salah satu komoditas yang banyak diproduksi masyarakat. Selain papuyu, beberapa jenis ikan lokal seperti nila, haruan, dan lainnya juga berpotensi dikembangkan.

“Hari ini dibuat tiga rasa, yaitu ketumbar, pedas dan original sebagai bentuk diversifikasi dari olahan yang umumnya hanya satu rasa,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Project Kewirausahaan Sociopreneur FKIK ULM, yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat Desa Karang Intan melalui pengembangan olahan pangan lokal sektor perikanan.

Dengan adanya inovasi diversifikasi olahan samu papuyu modern, diharapkan masyarakat dapat memiliki peluang usaha baru dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Tepis Isu Full Day School, Disdik Kabupaten Banjar Tegaskan Sekolah Tetap 6 Hari

Abdul Hadi Perluas Akses Kuliah, Program 1.000 Sarjana Balangan Kini Jangkau 3.800 Mahasiswa

Lewat Program PILAR, Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah ke Siswa SD

Fokus Pemulihan Psikologis, ULM Ambil Langkah Sigap Kepada Kelompok KKN-LH Batulicin Irigasi

Calon Rektor ULM Cabut Nomor Urut

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?