TERAS7.COM – Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby dan Wakil Wali Kota, Wartono terus mendorong berbagai program ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui visi Banjarbaru Emas.
Dalam kurun satu tahun belakangan, Lisa-Wartono fokus mewujudkan Banjarbaru Sejahtera lewat pembangunan yang diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, pengendalian inflasi, hingga dukungan terhadap pelaku UMKM dan sektor pertanian.
Salah satu capaian yang paling terlihat yakni meningkatnya jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Banjarbaru.
Pada tahun 2024, jumlah UMKM tercatat sebanyak 19.507 pelaku usaha. Angka tersebut melonjak menjadi 28.260 UMKM pada tahun 2025.
Pemerintah Kota Banjarbaru juga aktif memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha agar mampu berkembang dan bersaing di era digital.
Sebanyak 895 UMKM telah mendapatkan pelatihan melalui 22 kegiatan berbeda, mulai dari kewirausahaan, digital marketing, branding produk, sertifikasi halal, hingga penguatan kapasitas usaha.
Penguatan UMKM dinilai menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru di Kota Banjarbaru.
Selain mendukung UMKM, Pemerintah Kota Banjarbaru juga membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat melalui kegiatan Expo dan Job Fair 2026.
Dalam kegiatan tersebut, tersedia sebanyak 1.553 lowongan pekerjaan dari berbagai sektor usaha.
Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan sekaligus meningkatkan taraf hidup keluarga.
Upaya mewujudkan Banjarbaru Sejahtera juga dilakukan melalui pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Pemerintah Kota Banjarbaru rutin melaksanakan operasi pasar murah, gerakan pangan murah, serta Farm Field Day untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.
Di sektor pertanian, pemerintah kota juga terus memperkuat ketahanan pangan melalui restorasi lahan produktif dan dukungan kepada para petani.
Langkah tersebut dilakukan agar hasil produksi pertanian meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik.
Tidak hanya itu, kepedulian sosial juga menjadi bagian dari program Banjarbaru Sejahtera.
Pemerintah Kota Banjarbaru memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga non-ASN di lingkungan pemerintah kota, termasuk pemberian bantuan sosial berupa insentif bagi petugas pemakaman dan penggali kubur.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata di tengah masyarakat.