Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Banjir Bandang HST, Masdinah Cerita Selamatkan Dua Anaknya Gemuruh Air Dari Bukit Sana
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Banjir Bandang HST, Masdinah Cerita Selamatkan Dua Anaknya Gemuruh Air Dari Bukit Sana

Salma Septiani
Salma Septiani 27 Januari 2021, 14.03
Share
WhatsApp Image 2021 01 27 at 13.52.17
SHARE

TERAS7.COM – Kisah memilukan dialami Masdinah (36) salah satu warga Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) selamat dari terjangan banjir bandang yang terjadi pada Rabu (13/01) lalu.

Dimana dirinya menceritakan sebelum musibah nahas tersebut, ia bersama dua buah hatinya sedang berada di rumah yang kini sudah porak poranda dihantam derasnya terjangan banjir bandang.

Tepat pukul 22.00 Wita, dirinya yang sudah hampir terlelap dikejutkan dengan suara warga yang berteriak lantang untuk memberikan tanda bahaya bahwa air sungai mulai naik kepermukaan jalan.

“Saat itu warga membangunkan semua orang dan memberitahu bahwa banjir besar sudah mulai menghantam beberapa rumah yang ada di ujung desa,” ujar Masdinah, Rabu (27/01).

Mendapatkan informasi tersebut, wanita paruh baya itu pun bergegas membangunkan kedua anaknya yang saat itu tengah tertidur dan langsung lari menyelamatkan diri ke tempat lebih tinggi.

Baca juga :

Laris Manis! Kapal Pinisi Barito River Cruise Balik Modal Kurang dari 5 Bulan

169 Sekolah di Kabupaten Banjar Rusak Akibat Banjir, Disdik Janjikan Rehabilitasi

9 Madrasah Teredam Banjir di Kabupaten Banjar Sudah Berangsur Surut

Dengan rasa panik dan takut terseret air, Masdinah memberanikan dirinya untuk membawa anak-anaknya mendaki bukit yang berada di belakang pemukiman tempat tinggal mereka.

Derasnya guyuran hujan saat peristiwa itu membuat suasana semakin mencekam, ditambah seluruh lampu penerangan di desa setempat tiba-tiba mati sehingga menjadi gelap gulita.

“Peristiwa itu terjadi sangat cepat, yang terpikirkan hanyalah bagaimana caranya untuk bisa menyelamatkan kedua anak saya saja,” ungkapnya kepada Teras7.com .

Diceritakan lebih lanjut, setelah mengetahui kondisi air mulai surut, dirinya memberanikan diri untuk turun dari bukit menuju pemukiman guna memastikan apa yang telah terjadi saat itu.

Namun saat mereka menuju rumahnya, tiba-tiba air kembali meninggi dengan cepat yang bercampur suara gemuruh dari arah perbukitan sana, hingga membuat mereka kembali lari untuk menjauh.

WhatsApp Image 2021 01 27 at 13.52.17 1

“Kami lari lagi ke perkebunan karet di bukit yang satunya bersama beberapa warga, karena luapan air yang ke dua itu jauh lebih besar dari sebelumnya,” paparnya.

Karena takut akan terjadi banjir bandang susulan, Masdinah dan dua orang anaknya beserta beberapa warga Desa Alat memutuskan untuk tetap bertahan di bawah pohon karet dengan kondisi seluruh tubuh mereka basah diguyur hujan.

“Pada malam itu kami bertahan disana sampai subuh, bahkan hampir semua yang ada menggigil kedinginan karena hujan tidak kunjung berhenti hingga siang,” terangnya.

Sementara itu pada Kamis siang saat warga setempat yakin kondisi sudah aman, mereka pun memutuskan untuk kembali ke desa meski diselimuti dengan perasaan yang was-was.

Kesedihan seketika mulai menyelimuti Masdinah dan seluruh warga saat melihat desa mereka dari kejauhan sudah porak poranda diterjang banjir, terlebih seluruh masyarakat setempat tidak ada yang sempat menyelamatkan harta bendanya mereka.

“Satu persatu warga terlihat menangis termasuk saya, karena kondisi rumah-rumah di desa kami yang porak poranda bahkan sebagian lenyap terseret arus,” pungkasnya.

Desa Alat, Kecamatan Hantakan sendiri merupakan sebuah pemukiman yang sebagian besar berada tepat di bantaran sungai, sehingga banyak rumah warga dan tempat ibadah hilang terseret banjir bandang.

Tidak hanya itu, beberapa buah jembatan penghubung di desa setempat ikut lenyap dan beberapa ruas jalan pun putus lantaran kuatnya arus, sehingga mengakibatkan sebanyak 1753 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Laris Manis! Kapal Pinisi Barito River Cruise Balik Modal Kurang dari 5 Bulan

169 Sekolah di Kabupaten Banjar Rusak Akibat Banjir, Disdik Janjikan Rehabilitasi

9 Madrasah Teredam Banjir di Kabupaten Banjar Sudah Berangsur Surut

Bupati Banjar Apresiasi Petugas, Relawan dan Masyarakat Yang Terlibat Membantu Korban Banjir

Warga Kelampaian Tengah Bantu Peziarah Terobos Banjir

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?