TERAS7.COM – Berlangsung di Gedung Kesenian Ngawi, Ony Anwar Harsono Bupati Ngawi ikuti Advokasi bersama Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) Jawa Timur (Jatim), Jum’at (15/4/2021).
Kegiatan kali ini membahas tentang inisiasi program B-POM yang di antaranya program desa pangan aman, program pasar pangan aman yang berbasis komunitas dan program pangan jajanan anak yang dikonsumsi anak usia sekolah (PJAS) yang masuk dalam kategori program prioritas keamanan pangan nasional.
Bupati Ngawi mengatakan, dalam prioritas keamanan pangan nasional, Kabupaten Ngawi menjadi salah satu dari delapan Kabupaten / Kota di lingkup Jatim yang ditunjuk menjadi pilot project, “Nantinya akan diintervensi lebih intens oleh B-POM Jatim yang dilombakan di tingkat nasional,” kata Ony Anwar.
Menurut Ony sampai saat ini banyak inovasi yang dilakukan khususnya Kabupaten Ngawi seperti labelisasi pangan aman di lingkup sekolah, standarisasi pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi, “Hal semacam ini yang diapresiasi oleh B-POM Jatim,” pungkasnya.
Harapannya dengan kegiatan apik ini akan membentuk masyarakat agar mandiri dalam melaksanakan kemananan pangan, sehingga keamanan pangan menjadi kebiasaan bahkan budaya masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, dapat memperkuat ekonomi desa,
Bupati Ngawi berharap dengan kegiatan ini akan membentuk masyarakat mandiri dalam melaksanakan keamanan pangan, “Sehingga keamanan pangan yang baik bisa menjadi kebiasaan bahkan budaya masyarakat dalam kehidupan sehari – hari, hingga tingkat personal. Dan, harapannya dapat memperkuat ekonomi desa,” pungkasnya.