TERAS7.COM – Pemerintah Desa Banua Hanyar mengusulkan penambahan 15 tiang listrik di wilayah RT 002 untuk dibawa dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk perencanaan tahun 2028.
Usulan tersebut disampaikan karena kondisi daya listrik di wilayah RT 002 dinilai masih lemah. Kondisi itu disebut membuat warga mengalami kendala menggunakan sejumlah peralatan elektronik, termasuk kulkas, karena listrik kerap jeglek.
Pambakal Banua Hanyar, H Arjani mengatakan, kondisi daya listrik yang lemah menjadi salah satu persoalan yang dirasakan masyarakat di wilayah RT 002.
“Kondisi daya listrik di wilayah RT 002 masih lemah, sehingga warga mengalami kendala saat menggunakan peralatan elektronik,” ujar Arjani.
Menurutnya, kondisi tersebut juga berdampak pada penggunaan kulkas oleh warga karena listrik kerap mengalami jeglek.
“Termasuk saat menggunakan kulkas, listrik kerap jeglek. Karena itu, penambahan tiang listrik kami usulkan melalui Musrenbang tingkat kecamatan,” katanya.
Usulan penambahan 15 tiang listrik tersebut ditujukan kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan tahapan perencanaan.
Arjani berharap usulan tersebut mendapat perhatian sehingga kebutuhan infrastruktur kelistrikan masyarakat dapat ditangani secara bertahap.
“Kita berharap usulan ini bisa mendapat perhatian dan ditindaklanjuti sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.