TERAS7.COM – Upaya menekan lonjakan harga bahan pokok selama Ramadan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banjar. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar, Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di Desa Maniapun, Kecamatan Pengaron, Kamis (26/2/2026).
Kepala DKPP Banjar, Sipliansyah Hartani, mengatakan GPM merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengantisipasi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjelang dan selama bulan suci.
“Memasuki Ramadan biasanya terjadi kenaikan harga pada beberapa kebutuhan pokok. Melalui gerakan pangan murah ini, kami ingin meringankan beban pengeluaran masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain mendapat subsidi dari Pemkab Banjar, pelaksanaan GPM juga dirancang lebih dekat dengan warga. Tim DKPP turun langsung ke desa-desa sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi.
“Tim kami mendatangi langsung konsumen di desa, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” tambahnya.
Program GPM dijadwalkan berlangsung selama 10 hari dan menyasar 20 kecamatan di Kabupaten Banjar sepanjang Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, DKPP menyediakan beras bersubsidi seharga Rp40.000 per sak dengan isi 4 liter atau sekitar 3 kilogram.
Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut secara optimal guna memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. Dengan intervensi ini, stabilitas harga dan daya beli warga diharapkan tetap terjaga.