TERAS7.COM – Banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Banjir kali ini tergolong mendadak dan memang sudah sering terjadi saat air hujan tinggi.
Seperti di Desa Baruh Panyambaran, Kecamatan Halong yang kebanjiran sejak Selasa (28/3/2023).
Dua warga Desa Baruh Panyambaran sempat terkurung di kebun karet karena tidak bisa kembali pulang saat tiba-tiba air mengalami kenaikan.
Awalnya Ono bersama istri pergi ke kebun pada pagi hari dan saat ingin kembali air meninggi hingga hampir mencapai dada orang dewasa.
Setelah diketahui bahwa kedua pasangan suami istri itu masih berada di kebun karet, akhirnya aparat desa mmembantu evakuasi.
Kepala Desa Baruh Panyambaran, Hendi, membantu langsung evakuasi menggunakan lanting.
Pada saat evakuasi, Hendi membawakan jaket pelampung untuk warga yang terjebak banjir hingga akhirnya bisa dievakuasi pada pukul 22.00 Wita sampai ke rumah di Desa Halong yang jaraknya sekitar 7 kilometer dari kebun karet.
“Sejak pagi, warga kami terjebak banjir di kebun karet dan baru bisa dievakuasi malam hari. Kami berupaya semaksimal mungkin karena kondisi banjir juga mencapai dada orang dewasa,” ujarnya, Rabu (29/3/2023).
Aksi kepala desa yang turun langsung membantu evakuasi warga ini mendapat pujian dari warga karena perlu keberanian dan kepedulian yang tinggi untuk masyarakat.
Sementara itu, Ono juga sangat berterimakasih sudah mengevakuasinya dengan istri.
Selain Desa Baruh Panyambaran, beberapa desa lain di Kecamatan Halong ada delapan desa yang mengalami banjir.
Sawah warga yang sudah ditanami terendam air dan ratusan karung gabah yang sudah di panen ikut tenggelam, akibat banjir tersebut.
Untuk wilayah pemukiman ketinggian banjir sekitar 20 sentimeter sedangkan untuk yang ketinggian sekitar dada terjadi pada daerah perkebunan dan pertanian.
“Saat ini sudah surut seluruhnya untuk di Kecamatan Halong, kami sudah melakukan pantauan dan penyerahan bantuan,” ujar, Camat Halong Rahmadi.