TERAS7.COM – Memasuki usia 60 tahun, Kabupaten Tapin dinilai telah menapaki banyak kemajuan, namun masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam pembangunan daerah. Hal itu ditekankan Wakil Bupati Tapin, H. Juanda, saat menghadiri Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tapin, Minggu (23/11/2025).
Juanda menegaskan bahwa enam dekade perjalanan Tapin harus dibaca sebagai fase evaluasi untuk memperkuat arah pembangunan ke depan. Ia menyebut pembangunan fisik, kualitas SDM, peningkatan layanan publik, hingga ketahanan lingkungan masih perlu ditingkatkan melalui sinergi semua pihak.
“Enam puluh tahun bukan waktu singkat. Banyak perubahan kita capai bersama, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang memerlukan sinergi. Kita harus terus menjaga persatuan agar Tapin tetap aman, nyaman, dan sejahtera,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan di Tapin tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Ia menekankan pentingnya partisipasi warga dalam menjaga fasilitas umum, meningkatkan kualitas kesehatan, serta mendukung program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Momentum SMPC disebutnya sebagai simbol kebersamaan yang harus tetap dirawat, sebab kesehatan dan kekompakan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mengakselerasi pembangunan.
“Tubuh sehat, pikiran segar, hati gembira—semua itu modal penting untuk membangun Tapin,” tegas Juanda.
Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan seperti SMPC tidak boleh berhenti menjadi perayaan sesaat. Masyarakat diharapkan menjadikan pola hidup aktif dan sehat sebagai bagian dari keseharian, sehingga kualitas SDM Tapin terus meningkat.
Menutup arahannya, Wabup menyampaikan doa agar masyarakat tetap diberi kekuatan dalam mengawal pembangunan daerah.
“Semoga Allah memberi keberkahan dan kekuatan kepada kita semua,” ucapnya.
Kegiatan diakhiri dengan pembagian doorprize sederhana, namun pesan strategis Wabup tentang percepatan pembangunan menjadi inti dari momentum tersebut.