Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Harga Karet di Balangan Turun, Apa Penyebabnya?
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Harga Karet di Balangan Turun, Apa Penyebabnya?

Tim Redaksi
Tim Redaksi 7 September 2023, 22.36
Share
Petani karet di balangan
Seorang petani karet sedang menyadap karet di kebun miliknya, pada Rabu (06/09/2023). (Foto: MC Balangan)
SHARE

TERAS7.COM – Harga karet di Kabupaten Balangan saat ini mengalami penurunan, hal ini disinyalir akibat kurangnya kualitas, adanya wabah penyakit yang menyerang tanaman, hinggga cuaca panas.

Hal ini diakui langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balangan, Mahrita, pada Rabu (06/09/2023).

“Turunnya harga karet saat ini karena dipengaruhi oleh kualitasnya yang kurang, serta adanya wabah penyakit gugur daun dan akar putih menyerang tanaman karet serta cuaca panas yang berpengaruh terhadap tanaman,” ujarnya.

Menurut Mahrita, pihaknya sudah berusaha melakukan suatu tindakan untuk melakukan pembekuan terhadap karet, yaitu dengan menggunakan asap cair.

Mahrita melanjutkan, hal tersebut juga telah disosialisasikan kepada kelompok masyarakat petani karet, tetapi sampai saat ini para petani karet tidak melakukannya dengan alasan pembekuan dengan asap cair lebih ringan.

Baca juga :

Wabup Balangan Tekankan Pencegahan Dini Karhutla, Minta Edukasi Masyarakat Diperkuat

Yanti Fauzi Pimpin GOW Balangan Turun ke Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter Pelajar

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Namun kata Mahrita, petani lebih memilih membekukan karet dengan pupuk SP36 atau lainnya karena dapat lebih berat daripada dengan asap cair, karena akan berpengaruh terhadap timbangan karet itu sendiri.

Padahal menurutnya, kualitas karet jauh akan lebih bagus kalau menggunakan asap cair.

Alhasil, hal ini sangat jelas membuat kualitas karet kurang bagus, sehingga berpengaruh terhadap nilai jual karet.

“Padahal dengan anjuran yang kami sampaikan yaitu menggunakan asap cair itu karetnya akan bersih dan bagus tidak berbau, tetapi para petani lebih memilih mencari berat daripada mengutamakan kualitas,” tuturnya.

Kemudian selain dari segi kualitas yang menurun jelas Mahrita, juga adanya wabah penyakit yang saat ini menyerang sekitar 42 ribu hektare tanaman karet di Balangan yaitu gugur daun dan akar putih.

“Kami terus berupaya untuk menanggulangi masalah-masalah tersebut, semoga semua masalah ini cepat selesai nantinya,” ujarnya.

Sebelumnya seorang petani karet Sadiah di Desa Panggung, Kecamatan Paringin Selatan mengakui harga karet saat ini sangat murah tidak sebanding dengan meningkatnya harga kebutuhan pokok.

Menurut Sadiah harga karet yang biasa diproduksi petani setempat hanya antara Rp4000 hingga Rp 5000 per kilogram, yang mana hampir tiga kilogram karet baru bisa membeli harga satu kilogram gula pasir.

Selain harga yang murah, lanjut Sadiah, saat ini hasil latek karet sangat sedikit lantaran musim kemarau ditambah lagi lateknya sangat encer hingga jika dibekukan sangat merosot.

“Penghasilan saya menyadap karet paling Rp50 ribu, itu dikumpulkan hasil karet selama tiga hari penyadapan berarti sekitar Rp15 ribu saja per hari,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
IMG 20260808 121847 1
Ancaman Penggusuran Rumah Pengaruhi Psikologis Anak Nana, Emi Lasari Upayakan Pendampingan
8 Agustus 2026, 18.23
Compress 20260809 155651 1875 1024x576 1
Bukan Sekadar Temu Sapa, Supian HK Sebut Silaturahmi Menag RI Momentum Jaga Kerukunan di Kalsel
10 Agustus 2026, 10.29
IMG 20260814 152305
Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Hadir sebagai Ikon Religi Baru Kalimantan Selatan
14 Agustus 2026, 15.26
IMG 20260817 193804
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Jasa Veteran dan Seniman
17 Agustus 2026, 19.43

You Might Also Like

Wabup Balangan Tekankan Pencegahan Dini Karhutla, Minta Edukasi Masyarakat Diperkuat

Yanti Fauzi Pimpin GOW Balangan Turun ke Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter Pelajar

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Perkuat SDM Keagamaan di Balangan, Abdul Hadi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 535 Santri

Cegah Korban Jiwa, BPBD Balangan Petakan Jalur Evakuasi di 6 Desa Rawan Banjir Bandang

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?