TULUNGAGUNG, TERAS7.COM – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tulungagung memperingati Hari Bakti Dokter yang ke 114.
Di tahun 2022 ini, peringatan Hari Bakti IDI Tulungagung dalam puncak kegiatan mengambil tema “Peran dokter Indonesia dalam upaya penangananan Stunting di Kabupaten Tulungagung“.
Ada beberpa rangkaian kegiatan Hari Bhakti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tulungagung, diawali dengan Webinar yang diikuti oleh seluruh dokter- dokter yang ada di kabupaten Tulungagung.
Puncak acara yang bertempat di GOR Lembupeteng Kabupaten Tulungagung, diadakan senam bersama dan seminar mengenai stunting diikuti 300 kader kesehatan di 15 puskesmas se kabupaten Tulungagung, sabtu pagi (16/7/2022).
Menurut Ketua IDI Tulungagung dr. Abu Mardah, IDI adalah organisasi profesi, bukan suatu organisasi kemasyarakatan.
Ia juga menegaskan, IDI cabang Tulungagung masih solid, IDI bisa kuat, karena dilindungi oleh undang praktek kedokteran nomor 29 tahun 2004.
“Kita tidak pernah menanggapi statemen- statemen yang ada dimedia, tetapi kita menanggapinya dengan kegiatan- kegiatan untuk masyarakat seperti yang kita adakan kegiatan pagi ini.” Ucap dr. Abu.
Senada dengan sambutan dr. Abu, menurut Bupati Tulungagung yang diwakili oleh Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo,SE. Pemerintah Kabupaten Tulungagung sangat mengapresiasi dengan kegiatan Hari Bhakti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tulungagung yang ke 114.
“Saya merasa bangga atas peran dokter indonesia yang telah berupaya untuk penanganan stunting di Kabupaten Tulungagung,” kata Gatut Sunu.
“Pemerintah daerah Tulungagung sangat konsen dalam mengurangi angka jumlah stunting di wilayah Kabupaten Tulungagung berjumlah 2101 di tahun 2021,” janji Sunu.
Hal tersebut tambahnya, merupakan salah satu misi visi pemerintah daerah Kabupaten Tulungagung, yaitu terwujudnya masyarakat Tulungagung sejahtera mandiri, berdaya saing dan berakhlak mulia.
Diharapkan lanjut Sunu, dengan angka penurunan stunting, akan menjadikan generasi penerus masyarakat Tulungagung mempunyai daya saing yang unggul.
Ia juga berharap, acara atau kegiatan yang diadakan Ikatan Dokter Indonesia Cabang Tulungagung ini, dapat memberikan energi positif terhadap masyarakat.
Energi untuk peduli terhadap masalah gizi, dan lebih peduli menjaga stunting itu untuk masa depan bangsa.
“Semoga IDI cabang Tulungagung selalu kompak, tetap eksis dan dimudahkan dalam tugas mulianya menyehatkan pasien- pasien dan masyarakat Tulungagung,” pungkasnya.
Pada acara pagi itu, Wakil Bupati Tulungagung juga memberikan bingkisan sembako, dilanjut dengan memotong balon yang didampingi dari ketua IDI Tulungagung, Kapolres Tulungagung yang diwakili Wakapolres, KasDin, Dirut RSU dr. Iskak Tulungagung dr. Supriyanto,.Sp.BM.Kes.