TERAS7.COM – Tak lama lagi, penataan Kawasan Sekumpul tahap pertama akan mulai dikerjakan usai bulan Ramadan 1442 Hijriyah.
Salah satu yang menjadi Langkah Pemerintah Kabupaten Banjar untuk menata Kawasan Sekumpul adalah menyiapkan lahan untuk pemindahan sejumlah makam yang ada di Sekumpul.
Makam-makam yang rencananya dipindahkan tersebut termasuk dalam zona 1 penataan kawasan Sekumpul yang segera dilaksanakan.
Wakil Bupati Banjar, Said Idrus beberapa waktu yang lalu mengungkapkan puluhan makam akan dipindahkan ke Desa Tungkaran Kecamatan Martapura.
“Ada kurang lebih 50 an makam yang akan kita pindahkan ke pemakaman di Desa Tungkaran,” jelasnya.
Karena itu pihaknya sendiri lanjut Said Idrus meninjau lokasi pemindahan pemakaman tersebut didampingi Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah dan sejumlah pejabat terkait.
“Penataan kawasan Sekumpul akan dimulai sebentar lagi. Pada awal penataan adalah zona 1 yakni mulai Jalan Ahmad Yani hingga irigasi,” jelasnya.
Said Idrus berharap proses pemindahan bisa berlangsung lancar, dan pada akhirnya penataan kawasan Sekumpul yang merupakan salah satu icon Kabupaten Banjar, bisa dilaksanakan sesuai dengan tujuan.
Dalam rapat koordinasi penataan kawasan Sekumpul, ditetapkan pelaksanaan pekerjaan awal akan dimulai seminggu setelah Ramadhan.
Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah Kalimantan Selatan, Dardjat Widjunarso mengatakan pekerjaan Kawasan Sekumpul akan dilaksanakan secara bertahap dari segmen 1 sampai segmen 3.
“Segmen 1 yakni kawasan dari Jalan Ahmad Yani sampai jembatan irigasi, termasuk pembangunan gerbang yang menyatu dengan Masjid Pancasila,” jelasnya.
Sedangkan segmen 2 kawasan yang dibenahi yakni dari irigasi sampai Komplek Ar-raudhah. Selanjutnya pada segmen 3 akan diteruskan hingga Sekumpul ujung.
Sementara itu Sekda Banjar HM Hilman menambahkan penataan kawasan Sekumpul untuk memfasilitasi para peziarah ke makam Guru Sekumpul, terutama saat haul.
“Pemerintah melakukan berbagai pembenahan dalam rangka menunjang kelancaran pelaksanaan ibadah di kawasan Sekumpul, yang menjadi salah satu icon Kota Martapra khususnya dan Kalimantan Selatan umumnya,” ujarnya.
Hilman mengatakan pelaksanaan pekerjaan penataan kawasan sekumpul dimulai pada 2021 dan diperkirakan akan selesai pada 2023 dengan pendanaan diperkirakan sebesar 200 miliar sampai dengan 250 miliar rupiah.
“Pelaksanaan penataan kawasan Sekumpul ini dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama mulai depan yakni jalan Ahmad Yani hingga jembatan irigasi,” terang Hilman.