Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Jalan Baru Direhabilitasi di Pingaran Ilir Ambles, Pemkab Banjar Gandeng ULM Teliti Penyebabnya
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Jalan Baru Direhabilitasi di Pingaran Ilir Ambles, Pemkab Banjar Gandeng ULM Teliti Penyebabnya

Tim Redaksi
Tim Redaksi 20 Juli 2026, 16.14
Share
IMG 20260720 161359
Tim ULM bersama Dinas PUPRP Kabupaten Banjar melakukan survei dan pengambilan sampel tanah di lokasi jalan ambles Desa Pingaran Ilir. (Foto: Radio Suara Banjar)
SHARE

TERAS7.COM – Jalan yang baru direhabilitasi di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, mengalami ambles hingga memutus akses warga.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggandeng tim dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk meneliti penyebab pergerakan tanah yang terjadi di lokasi.

Tim ULM turun langsung ke lapangan pada Senin (20/07/2026) guna melakukan survei sekaligus mengambil sampel tanah sebagai bahan kajian teknis.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar, Milky Rosadie, mengatakan hasil pengamatan awal menunjukkan pergerakan tanah diduga dipicu kekeringan ekstrem yang menyebabkan kepadatan tanah menurun drastis.

“Tim ULM hari ini survei ke lokasi. Dari hasil pengamatan awal, kekeringan ekstrem diduga menjadi penyebab berkurangnya kepadatan tanah. Saat sampel tanah diambil, kondisinya sangat rapuh hingga langsung hancur,” ujarnya.

Baca juga :

Meriah! Ribuan Santri dari 19 Ponpes Ikuti Kirab Hari Santri Nasional di Kabupaten Banjar

Audit Kedua LPKRA, Pemkab Tanah Bumbu Evaluasi Perlindungan Anak

Bupati Tanah Bumbu Ajak Santri Giat Belajar dan Tebarkan Kebaikan

Selain melakukan kajian terhadap kondisi tanah, Pemkab Banjar juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mengantisipasi dampak lanjutan terhadap infrastruktur di sekitar lokasi.

Salah satu perhatian utama adalah keberadaan tiang listrik yang dilengkapi trafo di area terdampak. Menurut Milky, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) agar segera melakukan langkah mitigasi.

Berdasarkan informasi dari PLN Martapura, penanganan lanjutan akan dilakukan dengan mengusulkan relokasi jaringan listrik kepada PLN UP3 Banjarmasin. Langkah tersebut bertujuan menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mengantisipasi potensi bahaya apabila terjadi pergerakan tanah susulan.

Pemkab Banjar akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi sembari menunggu hasil kajian dari tim ahli. Hasil penelitian tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang tepat demi menjamin keselamatan masyarakat serta menjaga fungsi infrastruktur di kawasan terdampak.

Sebelumnya, ruas jalan paving block di Desa Pingaran Ilir yang baru selesai direhabilitasi sekitar dua hingga tiga bulan lalu mengalami ambles hingga separuh badan jalan tergerus ke arah sungai. Kondisi tersebut memaksa warga menutup akses jalan guna mencegah terjadinya kecelakaan.

Abrasi yang terus berkembang juga mengancam keberadaan satu unit trafo listrik di sekitar lokasi sehingga memunculkan kekhawatiran akan terjadinya longsor susulan.

Salah seorang warga, Faishal, mengatakan tanda-tanda pergerakan tanah mulai terlihat jelas dalam beberapa hari terakhir, terutama sejak Jumat lalu. Selain memutus akses transportasi, abrasi yang semakin mendekati permukiman warga juga menimbulkan keresahan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
BJB05940 1536x1156 1 e1791531180748
Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona
9 Oktober 2026, 15.34
2026 10 05 19 14 37 M. Irfan Fajrianur a€“ Praktisi Perlindungan Konsumen
Kajian Perlindungan Konsumen: Permasalahan Perlindungan Konsumen di Berbagai Sektor di Indonesia
5 Oktober 2026, 19.15
IMG 20261016 WA0041
Empat Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Teridentifikasi, Ini Identitasnya
16 Oktober 2026, 16.42
IMG 20261006 101321
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
6 Oktober 2026, 10.15

You Might Also Like

Meriah! Ribuan Santri dari 19 Ponpes Ikuti Kirab Hari Santri Nasional di Kabupaten Banjar

Audit Kedua LPKRA, Pemkab Tanah Bumbu Evaluasi Perlindungan Anak

Bupati Tanah Bumbu Ajak Santri Giat Belajar dan Tebarkan Kebaikan

Hari Santri 2026 Jadi Momentum Perkuat Nilai Religius dan Nasionalisme di Tanah Bumbu

Bupati Tanah Bumbu Dorong Sinergi Kampus dan Industri Perkuat Pendidikan Vokasi

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?