TERAS7.COM – Kota Banjarbaru menerima kunjungan sekaligus kegiatan dari Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Hal ini diawali dengan Pembukaan dan Pembekalan Pengabdian Masyarakat Perkotaan di Kota Banjarbaru Tahun 2019 di Aula Gawi Sabarataan, Senin (23/9).
Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat IPDN, Hasbullah Hasan, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) sebagai bagian integral dari IPDN mengaktualisasikan peran Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat, selain sebagai fungsi pengembangan keilmuan, juga tentang proses pembelajaran dan fungsi penelitian.

“Bagi IPDN kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan media bersosialisasi, pengabdian, dan pengembangan keilmuan tentang praktik penyelenggaraan pemerintahan dengan memberikan perspektif-perspektif yang baru dan memberikam solusi sesuai kapasitas keilmuan,” kata Hasan.
Hasan mengharapkan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi Pemko Banjarbaru, sebagai bentuk kemitraan bagi suksesnya penyelenggaraan program-program pemerintahan serta pembangunan di daerah serta pembinaan kemasyarakatan dan mencari solusi secara bersama terhadap permasalahan yang dihadapi.
Sementara itu, Walikota Banjarbaru, H. Nadjmi Adhani yang ditemui usai mengikuti acara pembukaan menyampaikan, bahwa IPDN sebagai salah satu perguruan tinggi, menjalankan salah satu fungsinya yaitu pengabdian masyarakat. Yaitu melakukan pembekalan dan pendampingan kelurahan dan jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru terkait dengan teori perkembangan terbaru tentang pemerintahan.

“IPDN setiap tahun melaksanakan riset/penelitian, kemudian hasil penelitiannya diaplikasikan ke masyarakat atau dilakukan sosialisasi. Salah satunya adalah Kota Banjarbaru yang dipilih sebagai lokus pengabdian masyarakat dengan menyampaikan dan mendampingi tentang teori pemerintahan,” kata Nadjmi Adhani.
Dalam kesempatan ini juga, kata Nadjmi Adhani, pihaknya juga menyampaikan ragam informasi tentang Banjarbaru, tentang roda serta manajemen pemerintahannya.
“Selain itu, kami juga menyampaikan dan menawarkan Banjarbaru sebagai salah satu lokasi penelitian bagi mahasiswa tingkat empat IPDN. Ketika mereka mau menulis karya tulisnya, ada baiknya juga mereka menulis di salah satu kota di Indonesia sebagai lokus penelitian,” terangnya.
Perlu diketahui, narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan pembekalan pendampingan ini ialah Rektor IPDN Prof Dr Murtir Jeddawi (memaparkan topik Birokrasi Pemerintahan di Masa Depan), Prof Dr Muchlis Hamdi (Masyarakat sebagai Sumber Layanan Pemerintah), serta Dr Hj Diah Anggraeni (Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan).