TERAS7.COM – Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari menggelar reses bersama warga RW 04 Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan.
Kegiatan itu berlangsung di Sekretariat Bersama Posyandu Kenanga dan Karang Taruna Fajar Mulia, Jalan Gotong Royong, pada Jumat (05/12/2025) malam.
Dalam dialog bersama warga, Nurkhalis menerima sejumlah aspirasi yang menjadi kebutuhan mendesak, salah satunya terkait drainase yang belum tersentuh pembangunan di beberapa gang.
“Sebenarnya tinggal sedikit saja, kurang dari 100 meter, tapi ini tetap jadi fokus karena di sepanjang jalur itu ada beberapa rumah warga,” jelasnya.
Tak hanya infrastruktur saja, kondisi Sekretariat Bersama Karang Taruna dan Posyandu juga mendapat perhatian serius. Nurkhalis menyebut bangunan tersebut masih banyak kekurangan.
“Salah satunya atap yang bolong sehingga kondisinya kurang baik. Toiletnya juga tidak berfungsi dan tidak ada sumber air, jadi kalau mau mencuci pun bingung,” ujarnya.
Selain itu, warga juga mengeluhkan belum adanya gudang untuk menyimpan aset seperti tosa, tenda, dan kursi. Nurkhalis menegaskan bahwa ia dan warga telah sepakat untuk mengusulkan perbaikan secara menyeluruh.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi untuk direhab menyeluruh, termasuk taman di sebelahnya agar semua fasilitas bisa berfungsi dan warga bisa beraktivitas optimal,” katanya.
Dalam reses tersebut, warga juga melaporkan persoalan limbah Pasar Bauntung yang mengalir ke sungai hingga menyebabkan ikan mati. Menurut Nurkhalis, hal ini akan dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup.
“IPAL-nya ada, dan sebenarnya sudah diolah dan dibersihkan sebelum dialirkan ke drainase menuju sungai, tetapi ternyata masih menimbulkan dampak pada makhluk hidup di sungai,” jelasnya.

Nurkhalis menegaskan, jika seluruh usulan sudah dicatat dan akan didorong masuk dalam realisasi anggaran 2026, namun kondisi keuangan daerah dan efisiensi anggaran tetap menjadi faktor penentu.
“Warga sudah memaklumi setelah kita jelaskan kondisi fiskal. Minimal kata mereka usulannya sudah masuk database,” ucapnya.
Namun, karena usulan ini menyangkut hidup orang banyak, maka Nurkhalis berjanji akan tetap mengupayakan untuk direalisasikan tahun 2026.
“Karena ini mendesak bagi warga, kita akan perjuangkan agar terealisasi tahun depan,” tambahnya.
Adapun dalam reses itu, Nurkhalis juga membawa kabar baik mengenai usulan kendaraan roda tiga yang rencananya akan segera diserahkan.
“Itu usulan tahun lalu. Insya Allah akhir tahun nanti diserahkan,” pungkasnya.