TERAS7.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan terus menggencarkan operasi pasar murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat daya beli masyarakat. Terbaru, kegiatan pasar murah digelar di Desa Lamida Bawah, Kecamatan Paringin, pada Rabu (05/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi pasar murah ke-54 yang berhasil dilaksanakan Disperindag Balangan sepanjang tahun 2026. Tingginya antusiasme masyarakat membuat seluruh komoditas yang dibawa, baik sembako maupun produk komersial, habis terjual.
Analis Perdagangan Disperindag Kabupaten Balangan, Asbit, mengatakan bahwa pasar murah merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan pokok.
“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar dan seluruh barang yang kami bawa habis dibeli warga. Selain sembako, kami juga menyediakan produk Teh Gunung Satria, Wings Food, serta melibatkan pelaku UMKM Balangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program pasar murah tidak hanya bersifat insidental, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Balangan dalam menekan gejolak harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat.
Menurutnya, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Balangan.
Kehadiran pasar murah menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga dinilai sangat membantu masyarakat desa dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Ketua PKK Desa Lamida Bawah, Mahriyani, menyampaikan apresiasi kepada Disperindag Kabupaten Balangan atas pelaksanaan pasar murah di wilayahnya.
“Saya selaku Ketua PKK sangat gembira karena menjelang bulan Maulid, kebutuhan pokok seperti gula, minyak goreng, bawang, dan telur sangat diperlukan masyarakat,” katanya.
Mahriyani berharap program pasar murah dapat terus dilanjutkan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Harapannya, kalau ada lagi di tahun depan atau bulan-bulan berikutnya, Desa Lamida Bawah bisa kembali terpilih menjadi lokasi pelaksanaan pasar murah,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan pasar murah hingga titik ke-54, Disperindag Balangan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan pangan dengan harga terjangkau sekaligus membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok.