TERAS7.COM – Pembentukan Pansus PT Baramarta pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar diduga ada skandal untuk menggagalkan pembentukannya, Rabu (05/04/2023).
Semua anggota DPRD Kabupaten Banjar hampir kebobolan ketika akan menggelar rapat paripurna, dikarenakan sebelum rapat sudah ada yang membuat naskah hasil rapat paripurna menolak pembentukan Pansus PT Baramarta, shingga menjadi bahan pembicaraan panas dikalangan anggota DPRD Kabupaten Banjar.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Yunani mengaku sangat terkejut dan kecewa atas adanya naskah hasil rapat paripurna berisi penolakan pembentukan Pansus PT Baramarta tersebut.

”Rapat paripurnanya saja belum digelar, tapi mengapa sudah ada naskah hasil rapat paripurna yang isinya menolak Pansus PT Baramarta, mereka yang membuat ini sangat tidak menghormati seluruh anggota DPRD Kabupaten Banjar dan memandang kami semua ini apa,” jelasnya.
Yunani membeberkan, saat hasil rapat paripurna sudah keluar, kasusnya mirip sekali kasus tandatangan palsu Ketua DPRD Kabupaten Banjar.
” Kasusnya sangat mirip dengan kasus tandatangan palsu pak Ketua DPRD kemarin. Kami menduga masih ada yang menyuruh staf di DPRD Banjar untuk membuat naskah hasil rapat paripurna, padahal rapatnya saja belum,” tegas Yunani, Anggota DPRD Kabupaten Banjar.
Saat terakhir bagian Yunani Menyampaikan, kejadian tersebut jangan sampai terulang kembali dan kalau perlu di usut harus ada efek jera.
Ia melihat Ketua DPRD Kabupaten Banjar telah membacakan dan memfotokopi naskah putusan rapat paripurna yang dibuat sebelum rapat digelar.
”Nanti saya usulkan agar persoalan ini diusut saja dan panggil semua yang diduga berperan. Jangan sampai ada oknum yang bisa sewenang – wenang bisa mengatur hasil rapat paripurna DPRD Banjar dan tanpa rasa malu kepada seluruh anggota DPRD Banjar,” pungkasnya.