TERAS7.COM – Wali Kota Banjarbaru yang juga Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, mengingatkan guru dan orang tua agar tidak memberikan beban belajar berlebihan kepada anak usia dini.
Pesan tersebut disampaikan Lisa Halaby saat melakukan kunjungan kerja ke empat satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Banjarbaru Selatan dan Banjarbaru Utara, Kamis (24/09/2026).
Dalam kunjungannya, Lisa Halaby meninjau langsung kualitas layanan pendidikan, pemenuhan hak anak, serta penerapan program edukasi karakter dan pendidikan inklusi di tingkat PAUD.
Ia juga berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui kegiatan membaca buku hingga mendongeng bersama para siswa.
Lisa Halaby menekankan bahwa pendidikan anak usia dini harus menjadi ruang yang menyenangkan untuk mendukung tumbuh kembang anak, bukan justru memberikan tekanan melalui beban belajar yang berlebihan.
“Pendidikan anak usia dini sejatinya adalah fondasi awal tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh guru dan pendidik agar jangan membebani anak-anak kita. Dunia PAUD pada dasarnya adalah dunia bermain yang menyenangkan,” tegas Lisa Halaby.
Menurutnya, proses pembelajaran pada usia dini perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Kegiatan bermain, bercerita dan aktivitas edukatif dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran yang membantu membangun karakter sekaligus kemampuan anak.
Dalam kunjungan tersebut, Bunda PAUD Banjarbaru juga melihat penerapan sejumlah program di empat satuan PAUD.
Di Satuan Pendidikan Kemala Bhayangkari 23 Kelurahan Guntung Paikat, Lisa mengikuti program Literasi Karakter melalui kegiatan “Bunda PAUD Bercerita”.
Sementara di TK Negeri Idaman Kelurahan Loktabat Selatan, ia meninjau penerapan pendidikan inklusi untuk memastikan seluruh anak mendapatkan hak pendidikan secara setara.
Kunjungan juga dilakukan ke SPS Seroja dan TK Negeri Pembina Kota Banjarbaru untuk melihat pelaksanaan program Bina Keluarga Balita serta Sekolah Ramah Anak.
Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan pendidikan anak usia dini yang aman, menyenangkan dan mendukung tumbuh kembang anak.