TERAS7.COM – Turnamen Sepakbola Bupati Cup (TSBC) Barito Kuala (Batola) IX akhirnya berlangsung sudah. Pembukaan laga yang digelar di Lapangan 5 Desember Marabahan, Rabu (23/08/2023) sore.
Pembukaan even tahunan yang melibatkan 24 klub se-Batola ini ditandai ‘Perang Bintang’ antara Tim Forkopimda, DPRD, Pimpinan SKPD, dan para Camat.
Menariknya, laga ‘Perang Bintang’ pada pembukaan yang dilaksanakan Pj Bupati Batola Mujiyat melalui Sekretaris Daerah H Zulkipli Yadi Noor ini berlangsung seru. Untuk pertandingan Tim SKPD vs DPRD dimenangkan SKPD dengan skor 0-2.
Sedangkan Tim Camat vs Forkopimda memperoleh skor 0 – 1, Camat vs DPRD 0-1, dan antara Forkopimda vs SKPD memperoleh skor 5-0.
Turnamen TSBC IX Batola yang melibatkan Disporbudpar Batola, KONI, dan PSSI ini dimulai sejak Kamis (24/08/2023) dan diperkirakan berakhir 13 September 2023. Di hari pertama laga akan mempertandingkan Aira FC vs Perseraya dan Hilawat FC vs Pinbar FC.
Laga tahunan memperebotkan trophy bergilir Bupati Batola dalam rangka menyemarakan HUT Kemerdekaan ke-78 RI ini juga menyediakan hadiah puluhan juta rupiah masing-masing juara I sebesar Rp25 juta, juara II Rp18 juta, juara III Rp11 juta, dan juara IV Rp5,3 juta.
Pj Bupati Batola Mujiyat melalui Sekda Zulkipli Yadi Noor atas nama pemerintah apresiasi kepada Disporbudpar, KONI dan PSSI Batola atas bergulirnya kembali turnamen tahunan ini.
Ia berharap melalui turnamen ini dapat mendukung upaya peningkatan prestasi sepakbola dan memacu semangat klub serta pemain untuk senantiasa melakukan pembenahan yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan mutu atlet sepakbola ke depan di samping mampu memupuk rasa kebersamaan dan menumbuhkan semangat sportivitas dalam berkompetisi.
“Turnamen kali ini merupakan yang pertama bagi saya sebagai Penjabat Bupati Barito Kuala. Semoga di tahun-tahun berikutnya tetap berjalan dan semakin berkualitas baik terhadap atlet maupun pelaksanaan,” ucap Mujiyat.
Kepada pihak panitia dan semua pihak, Pj Bupati mengingatkan untuk mengawal jalannya pertandingan dengan benar-benar melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan menjunjung tinggi kode etik dan aturan main sesuai standar yang berlaku.
Panitia juga diminta mampu bersikap tegas, bijak, dan menjaga netralitas dalam memimpin setiap jalannya pertandingan sehingga keputusan yang diambil tidak menimbulkan kontroversi agar laga yang disajikan lebih menarik dan berkualitas.
Sebelumnya, Kepala Disporbudpar Batola, Sabirin mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan selain dalam rangka memeriahkan HUT ke-78 RI juga dalam upaya mendorong para pemain untuk mampu meningkatkan kualitas dan prestasi baik di tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional.
“Yang tak kalah penting turnamen ini untuk mencari bibit-bibit berprestasi agar mengharumkan nama daerah,” tuturnya.