TERAS7.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) resmi menyalurkan listrik Tegangan Menengah sebesar 555 kilo Volt Ampere (kVA) untuk PT Karya Makmur Abadi, perusahaan pengolahan kelapa sawit di Sampit, Kalimantan Tengah, pada Selasa (15/4).
Pasokan listrik ini diharapkan mendukung efisiensi dan keberlanjutan operasional perusahaan.
“Dengan listrik PLN, operasional kami menjadi lebih stabil dan biaya bahan bakar bisa ditekan,” ujar Mill Manager PT Karya Makmur Abadi, Mr. Tan.
Sebelumnya, perusahaan mengandalkan pembangkit mandiri yang menelan biaya hingga Rp280 juta per bulan. Setelah beralih ke PLN, biaya turun drastis menjadi sekitar Rp90 juta per bulan.
Tan juga mengapresiasi kecepatan layanan PLN selama proses penyambungan.
“Ini langkah awal untuk pengembangan usaha kami, termasuk rencana perluasan jaringan sejauh 15 km ke sekitar 300 rumah dan workshop,” ungkapnya.
General Manager PLN UID Kalselteng, Ahmad Syauki, menyatakan PLN siap menjadi mitra strategis bagi sektor industri.
“Kapasitas dan sistem kami sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan industri. Penyalaan daya ini bagian dari upaya mendorong pemanfaatan listrik sebagai energi lokal yang andal dan efisien,” katanya.
PLN terus berkomitmen menyediakan layanan kelistrikan yang andal bagi semua segmen pelanggan.
“Penyediaan listrik untuk industri seperti ini mendukung agenda nasional menuju kemandirian energi berbasis listrik domestik,” tambah Syauki.
Dengan dukungan listrik PLN, industri lokal diharapkan makin berkembang, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.