Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Purun Go Internasional, Terima Kasih Pak Nadjmi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Purun Go Internasional, Terima Kasih Pak Nadjmi

Rizki Saputera
Rizki Saputera 16 November 2019, 16.02
Share
WhatsApp Image 2019 11 16 at 16.57.41
Tanaman purun yang melimpah di Banjarbaru diubah menjadi kerajinan anyaman purun seperti tas, tikar, topi dan lain-lain.
SHARE

TERAS7.COM – Kerajinan purun seperti tikar, bakul dan topi merupakan salah satu kerajinan khas masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan, terutama yang berada di daerah Hulu Sungai.

Dengan memanfaatkan tanaman purun, sejenis rumput liar yang tumbuh di dekat perairan, masyarakat Banjar menganyamnya berjadi beragam kerajinan rumah tangga.

Rupanya Hulu Sungai bukan satu-satunya pusat kerajinan purun, Kota Banjarbaru yang merupakan satu dari 2 Kotamadya di Kalsel ini juga memiliki pusat kerajinan purun.

Pusat kerajinan anyaman purun di Kota Banjarbaru ini berada di Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, tak jauh dari Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel.

Setidaknya ada kurang lebih 4 Kelompok Usaha Kerajinan Anyaman Purun yang berada di wilayah yang menjadi area tambang intan PT. Galuh Cempaka.

Baca juga :

Komisi II DPRD Kalsel Tekankan Ketepatan Penggunaan Anggaran 2027

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Hal ini diungkapkan Aminah (33), salah satu anggota Kelompok Usaha Kerajinan Anyaman Purun Galoeh Tjempaka saat ditemui di kediamannya pada Sabtu (16/11).

WhatsApp Image 2019 11 16 at 16.57.37
Aminah (33), salah satu anggota Kelompok Usaha Kerajinan Anyaman Purun Galoeh Tjempaka

Putri dari ketua Kelompok Usaha Kerajinan Anyaman Purun Galoeh Tjempaka ini menuturkan usaha masyarakat ini telah ada lebih dari 2 tahun yang lalu.

“Sebelumnya belum ada yang melakukan usaha menganyam purun. Baru pada tahun 2016 sejak zaman Walikota Nadjmi Adhani usaha anyaman purun ini mulai dirintis dan akhirnya kampung kami terkenal sebagai Kampung Purun seperti sekarang,” ujarnya.

Pada saat merintis Kampung Purun, pemerintah Kota Banjarbaru memberikan bantuan berupa pelatihan menganyam purun kepada warga yang tetap dilaksanakan hingga saat ini.

“Pemerintah Banjarbaru juga membantu kami dalam hal promosi dan pemasaran produk kami. Untuk kelompok kami membuat 5 jenis kerajinan, yaitu tas, bakul, dompet, tikar dan topi,” tambahnya.

WhatsApp Image 2019 11 16 at 16.57.33
Ada beragam kerajinan anyaman yang bisa dibua dari purun, salah satunya adalah tas.

Kelompok Kerajinan Anyaman Purun yang dipimpin oleh Salasiah ini sendiri beranggotakan 23 orang warga Kelurahan Palam, masing-masing memiliki tugas seperti pengrajin hingga marketing.

Aminah menambahkan para pengrajin di kelompok ini mulai bekerja sekitar jam 8 hingga tengah hari, kemudian dilanjutkan mulai jam 3 siang hingga sore hari.

“Produk kami dipasarkan melalui media sosial dan ada juga pembeli yang datang ke tempat kami. Untuk harganya seperti tas, mulai dari 5000 rupiah untuk ukuran kecil hingga 60 ribu rupiah lengkap untuk tas purun lengkap dengan resleting dan furing. Sementara untuk tikar purun tergantung panjangnya. Untuk panjang 3-4 meter harganya kurang lebih 100 ribu rupiah,” jelasnya.

Melalui pemasaran produk-produk kerajinan purun ini, kelompoknya kata Aminah mendapatkan keuntungan rata-rata 8 juta rupiah setiap bulannya.

Sementara Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani mengatakan ide pencanangan Kelurahan Palam menjadi Kampung Purun ini merupakan gagasan Lurah Palam saat itu.

WhatsApp Image 2019 11 16 at 17.21.54
Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani

“Pencanangan Kampung Purun ini ide awalnya berasal dari Lurah Palam saat itu, Agus Adrian saat kami berdiakusi pada 2016 yang lalu. Beliau mengungkapkan melimpahnya tanaman purun di Kelurahan Palam. Tanaman purun ini dijual untuk dikirim ke daerah lain dan menjadi mata pencaharian warganya,” ceritanya.

Daripada dijual ke daerah lain dengan harga murah, Lurah Palam kata Nadjmi Adhani memiliki ide agar warganya dilatih menganyam purun, sehingga tanaman purun yang melimpah tersebut dapat diubah menjadi produk bernilai.

“Jadi kami mengirim warga kami ke Hulu Sungai untuk berlatih menganyam purun pada tahun 2017. Lalu kami programkan lagi agar produk anyaman purun tak hanya seperti itu saja. Jadi kami datangkan instruktur dari Yogyakarta dan fasilitasi pelatihan di Hotel selama 2 hari serta bantuan alat tumbuk untuk pengrajin anyaman purun,” terangnya.

WhatsApp Image 2019 11 16 at 16.57.34
Kini kerajinan anyaman purun menjadi satu dari 3 produk fashion unggulan Kota Banjarbaru yang mampu menembus pasar internasional.

Kini, kerajinan anyaman purun bersama sasirangan bordir dan sulam arguci menjadi bagian dari produk fashion Banjarbaru yang mempunyai program 3F (Food, Fashion and Fun).

“Kita juga mempromosikan hasil kerajinan anyaman purun ini hingga Jakarta dan sempat kita kirim ke istana sebagai bodybag yang ramah lingkungan. Saat ini dengan dideklarasikannya Kelurahan Palam sebagai Kampung Purun, Banjarbaru kini di pentas nasional lebih dikenal sebagai penghasil produk purun,” jelas Nadjmi Adhani.

Bahkan produk kerajinan anyaman purun Banjarbaru ini mampu menembus pasar internasional, dipasarkan di negara-negara Timur Tengah dan Korea.

“Orang-orang di luar negeri sangat menghargai produk kita karena kerajinan kita handmade atau buatan tangan, bukan buatan mesin dan natural. Jadi produk kita ini sudah di ekspor keluar negeri dan tak kalah saing. Ini merupakan gagasan dari Lurah Palam yang kemudian dibackup pengembangannya oleh pemerintah. Jadi ini pekerjaan yang sudah lama dikerjakan dan hasilnya dapat dinikmati saat ini,” ungkap Nadjmi Adhani.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
5 Reviews 5 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19
BJB05940 1536x1156 1 e1791531180748
Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona
9 Oktober 2026, 15.34

You Might Also Like

Komisi II DPRD Kalsel Tekankan Ketepatan Penggunaan Anggaran 2027

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Baskoro Komitmen Atasi Masalah BPJS Kesehatan dan Infrastruktur di Sungai Salak Banjarbaru

Wahai ASN di Banjarbaru, Sekda Sirajoni Tekankan Profesionalitas Sebagai Garda Pelayanan Publik

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?