TERAS7.COM – Pasca menyalurkan ratusan Kartu Perdana beserta Paket Data 10 GB kepada lima Sekolah, Telkomsel Balangan kembali persiapkan 2.800 Kartu untuk dibagikan ke Sekolah-Sekolah baik di tingkat SLTP maupun SLTA se-Kabupaten Balangan.
Sekolah yang mendapatkan program bantuan tersebut juga, sesui kriteria yang sudah di tetapkan pihak Telkomsel.
Riki manager Telkomsel Kabupaten Balangan menjelaskan, 2.800 Kartu yang akan dibagikan merupakan wujud dari program kerja sama antara Telkomsel dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan untuk mempermudah siswa dalam proses belajar dengan sistem online.
“Program ini akan berlanjut dan untuk sementara ini hanya total yang akan kami bagi sekitar 2.800 Kartu Perdana dan Kouta Internet 10 GB kepada beberapa tingkatan sekolah yang ada di Kabupaten Balangan,” jelas Riki selaku Manajer Telkomsel Balangan, ketika di konfirmasi teras7.com Selasa (01/09/20) siang.

Sambungnya, apabila Kouta Internet 10 GB yang di sediakan itu habis, penggunaan bisa kembali mendaftar ulang di *363*844# dengan biaya hanya 10 rupiah.
Penggunaan paket kouta Internet 10 GB yang di berikan juga di batasi, hanya untuk belajar saja, seperti membuka Ruang Guru, dan aplikasi belajar lainnya, tidak bisa di pakai untuk bermain game atau YouTube, khusus belajar.
“Kouta 10 GB ini baru akan berfungsi, ketika ada kouta utamanya semisal 100 mb, karna kouta utama di gunakan untuk membuka halaman utama (loading pertama) dan selajutnya apa bila sudah masuk dalam aplikasi belajar yang di pakai, baru itu memakai Kouta Internet yang di berikan,”jelas Riki.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan melalui Kasi Peserta Didik SMP, Hidjrah Saputra mengatakan dengan adanya program kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Telkomsel diharapkan mampu mengatasi kendala dalam menyelenggarakan pembelajaran online atau daring.
“Semoga dengan adanya kerjasama ini, para siswa tidak ada lagi yang terkendala dalam pembelajaran online atau daring. Kartu ini akan kami bagikan kepada sekolah tingkat SLTP seperti SMP dan Mts, serta tingkat SLTA seperti MA dan SMA atau SMK.” ungkapnya.