TERAS7.COM – Pasca Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banjar Tahun Anggaran 2020 beberapa waktu yang lalu, akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar membentuk Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Bupati Banjar Tahun 2020.
Pembentukan Pansus ini sendiri dilaksanakan pada Kamis (15/4/2021) saat Rapat Paripurna DPRD Banjar yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Banjar, Agus Maulana dan dihadiri Wakil Bupati Banjar, Said Idrus.
Anggota Pansus ini sendiri terdiri atas 15 orang yang diusulkan oleh masing masing fraksi, yang mana Syarkawi dari Fraksi Gerindra terpilih sebagai Ketua Pansus didampingi Ahdiat Nurhan dari Fraksi Amanat Sejahtera Rakyat.

Wakil Ketua DPRD Banjar, Agus Maulana mengatakan pansus LKPJ ini mempunyai tugas untuk melakukan pembahasan LKPJ Bupati Tahun anggaran 2020 sesuai jadwal yang ditentukan .
“Panitia Khusus yang telah dibentuk akan membuat kajian dan catatan sebagai rekomendasi yang ditetapkan dengan keputusan DPRD untuk perbaikan penyelenggaraan Pemerintah Daerah kedepan. Melakukan konsultasi dengan instansi berwenang,menyerap aspirasi masyarakat serta melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada pimpinan DPRD dalam Rapat Paripurna,” jelasnya
Sementara itu Ketua Pansus LKPJ Bupati Banjar Tahun 2020, Syarkawi mengatakan pihaknya akan mempelajari laporan yang telah disampaikan.
“Kami akan segera pelajari setelah laporan tersebut seluruhnya kita terima, kemudian akan kita tentukan agenda pembahasannya, termasuk sharing dan meminta masukan masyarakat agar bisa kita simpulkan nanti. Mudahan berjalan lancar,” ungkapnya.
Sebelumnya dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Banjar pada akhir Maret 2021, Bupati Banjar Saidi Mansyur menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Banjar Tahun 2020 sebagai pertanggung jawaban selama kinerja pada tahun 2020.
Saidi Mansyur pada saat itu berharap apa yang disampaikan dalam LKPJ ini terkait apa yang sudah dilakukan pemerintah Kabupaten Banjar bisa selaras dengan DPRD Kabupaten Banjar.
“Kami ingin kedepannya dalam pembangunan daerah bisa menyerap aspirasi masyarakat, karena tidak bisa terwujud karena perlu jalinan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Banjar dan DPRD Kabupaten Banjar bahkan juga dengan rekan-rekan instansi vertikal lintas sektoral untuk bisa lebih mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat,” sebutnya.
Saidi Mansyur mengatakan pihaknya akan mengupayakan dan memperjuangkan agenda besar seperti penataan sekumpul, serta upaya pemerintah menangani musibah yang masih di alami masyarakat yaitu masalah genangan air atau banjir.
Pemerintah Kabupaten Banjar juga berupaya pembangunan Bendungan Riam Kiwa di tahun 2021 bisa terlaksana untuk bisa mengendalikan dampak banjir yang menerpa daerah Kabupaten Banjar.