TERAS7.COM – Proses pengangkatan bangkai Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa diperkirakan membutuhkan waktu cukup lama.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan, dua tim salvage yang dikoordinasikan oleh pihak pemilik kapal telah tiba dan masih membahas teknis pelaksanaan pengangkatan bangkai kapal.
“Dua tim salvage yang dikoordinasikan oleh owner sudah tiba hari ini dan masih melakukan rapat pembahasan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya,” ujar Bramantyo.
Menurutnya, Basarnas belum dapat memastikan kapan proses pengangkatan bangkai KM Virgo Transport 8 akan dilaksanakan maupun berapa lama proses tersebut berlangsung.
Hal itu lantaran tim ahli dari pihak pemilik kapal masih melakukan pembahasan mengenai metode dan kebutuhan teknis dalam pelaksanaan salvage.
“Operasi salvage ini mungkin akan memakan waktu yang cukup lama. Kita belum bisa mengatakan kapan, karena tim ahli dari owner masih membahas langkah-langkah yang akan diambil,” katanya.
Oleh karena itu, Basarnas memperpanjang operasi SAR selama tujuh hari ke depan sembari menunggu keputusan mengenai proses salvage tersebut.
Perpanjangan operasi dilakukan agar pencarian korban tetap berjalan dan tidak berhenti selama pembahasan teknis pengangkatan bangkai kapal berlangsung.
“Kami menyatakan bahwa operasi ini akan kami perpanjang menjadi tujuh hari ke depan,” ujarnya.
Sebelumnya, tim salvage telah melakukan survei kondisi bangkai kapal menggunakan Remotely Operated Vehicle (ROV). Data dari survei tersebut menjadi salah satu bahan untuk melihat posisi dan kondisi kapal sebelum menentukan langkah pengangkatan.
Sembari proses salvage dibahas, Basarnas memastikan unsur pencarian tetap bergerak di laut maupun udara. Pencarian bawah air juga kembali diperkuat dengan pengerahan penyelam.
Hingga hari keenam operasi, sebanyak 108 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan 9 orang meninggal dunia. Sementara 126 orang masih belum ditemukan.