TERAS7.COM – Kabupaten Banjar kembali kedatangan stok vaksin Covid-19 baru-baru ini, berbeda dengan sebelumnya, kali ini vaksin yang datang adalah vaksin Moderna.
Vaksin Moderna yang diterima berjumlah 1.184 pial vaksin yang akan digunakan untuk suntik ketiga bagi tenaga kesehatan dan masyarakat umum.
Suntik vaksin Moderna untuk masyarakat umum sudah dimulai pada minggu ke 3 bulan Agustus 2021 kemarin.
Seperti yang ditemui jurnalis Teras7 pada Senin (23/8/2021), tampak beberapa orang warga Kabupaten Banjar mengantri di UPT Instalasi Farmasi Kabupaten Banjar yang terletak di Jalan Albasia, Martapurauntuk mendapatkan suntik vaksin Moderna.
Diantaranya adalah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar, Soraya yang mengantarkan anaknya untuk mengikuti vaksinasi.

Soraya mengungkapkan alasannya mengantarkan anaknya untuk mengikuti vaksinasi adalah sebagai ikhtiar untuk meminimalisir dampak Covid-19.

“Vaksin bagi kita adalah hal yang wajib untuk meminimalisir, karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu kali ini saya mengantarkan anak saya untuk mengikuti vaksinasi Covid-19, sehingga kita bisa lebih tenang dan tidak was-was lagi dengan kesehatan keluarga di rumah,” katanya.
Vaksinasi sendiri sangat bermanfaat kata Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, karena sebelumnya ia pernah terpapar Covid-19, akan tetapi tak mendapatkan efek berat karena sebelumnya telah mendapatkan vaksinasi.
“Karena itu vaksin menurut kita adalah cara kita untuk mensiasati agar jika terkena Covid-19, tak akan membahayakan jiwa, karena memang kita tak dapat membenci atau takut dengan Covid-19,” sebut Soraya.
Pandemi Covid-19 ini lanjutnya harus dihadapi secara bersama-sama, walaupun ada yang percaya atau tidak dengan Covid-19, tapi keberadaannya nyata.
“Intinya kita jangan ceroboh dan cobalah untuk hidup berdampingan dengan Covid-19, disesuaikan dengan kondisi kita sekarang. Hendaknya pandemi ini bisa mencari instrospeksi bagi kita agar hidup dengan lebih sadar dan peduli tentang kesehatan dan keluarga. Dengan adanya pandemi kita, hal-hal sepele seperti cuci tangan, sekarang harus kita lebih perhatikan. Jadi banyak pembelajaran dari situasi sekarang,” pesannya.
Dalam kesempatan yang sama Koordinator Vaksinasi Kabupaten Banjar, Deni Apriyani mengatakan selain pemberian vaksin untuk tenaga kesehatan, vaksin Moderna sudah mulai diberikan ke pada masyarakat umum.

“Pemberian vaksin Moderna untuk masyarakat umum kita berikan untuk masyarakat yang belum pernah mendapatkan vaksin. Sama-sama diberikan 2 dosis seperti vaksin sebelumnya dengan interval pemberian selama 28 hari,” terangnya.
Pemberian vaksin ini sendiri saat ini memang masih difokuskan untuk dosis ke 3 bagi tenaga kesehatan yang ada di berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Banjar, yakni di 5 rumah sakit, 24 puskesmas dan 1 klinik Polres Banjar.
Untuk pelaksanaan vaksinasi sendiri, masing-masing fasilitas kesehatan di Kabupaten Banjar kata Deni Apriyani memiliki tim vaksinator yang terdiri atas 5-7 orang.
“Total ada 150 orang tenaga vaksinator di Kabupaten Banjar,” katanya.
Tidak seperti di Jawa-Bali dimana sempat mengalami kekurangan tenaga Vaksinator, justru kendala di Kabupaten Banjar adalah ketersediaan vaksin yang cukup terbatas.
“Kalau pelaksanaan vaksinasi, petugas kita tidak terlalu kewalahan dan sampai tumbang seperti di Jawa-Bali. Cuma kendalanya adalah ketersediaan vaksinnya yang memang terbatas, kalau datang biasanya akan habis dalam beberapa hari, selain itu datangnya sendiri masih sedikit jadi cepat habis,” jelas Deni Apriyani.