TERAS7.COM – Sejumlah perwakilan pedagang Pasar Tanjung datangi kantor Sekretariat Daerah Tabalong di Jalan Pangeran Antasari Nomor 1, Tanjung, Kabupaten Tabalong.
Kedatangan perwakilan pedagang ini dalam rangka mencari titik terang terkait proyek pembangunan siring Pasar Tanjung yang tak kunjung selesai selama 4 tahun belakangan.
Menyikapi itu, Pj Bupati Tabalong, Hamida Munawarah menjelaskan kepada pedagang, bahwa pemerintah daerah sudah menindaklanjuti ke Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan Tiga dan Kepala Satuan Kerja yang berwenang mengerjakan pembangunan siring belakang Pasar Tanjung.
Pihak balai mengupayakan pembangunan dilanjutkan menggunakan anggaran perubahan 2024 atau paling lambat anggaran induk 2025.
“Kalau tidak di anggaran perubahan atau di tahun 2025, itu pasti akan berproses. Mereka mungkin merasa tidak nyaman dengan keadaan ini, itu yang pertama. Tapi kami sudah jelaskan dan balai berusaha semaksimal mungkin agar itu masuk di anggaran perubahan,” kata Pj Bupati Tabalong, Hamida Munawarah, beberapa waktu lalu.
Adapun dampak yang dirasakan para pedagang atas tak selesainya pembangunan itu yakni perubahan kondisi penjualan dan pembelian dalam 4 tahun terakhir, sehingga pedagang mengalami penurunan omzet.
Para pedagang Pasar Tanjung, terutama yang berada di Blok B bagian belakang, menilai penurunan omzet terjadi lantaran akses masuk ke belakang pasar tertutup akibat pembangunan siring.
Oleh karena itu, pihaknya meminta kepastian pemerintah daerah mengenai kelanjutan pembangunan siring tersebut.
“Kami mengikuti dan mungkin sebuah kebahagiaan bagi kami kalau itu sudah ada kepastian, akan dikerjakannya kelanjutan dari siring itu. Mudah-mudahan itu akan menjadi sebuah akses masuk ke dalam nantinya, akan membuat pasar di bagian belakang itu semakin ramai dengan penjualan yang aneka ragam di belakang itu yang kami harapkan,” ujar Hardiansyah, perwakilan pedagang Pasar Tanjung.
Selain pembangunan siring oleh BWS Kalimantan Tiga, Pemerintah Kabupaten Tabalong akan membangun sarana prasarana di belakang Pasar Tanjung, tetapi harus menunggu pembangunan siring selesai. Pihak balai pun sudah meminta desain rencana pembangunan sarana prasarana tersebut.