TERAS7.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotabaru melalui Bidang Statistik menggelar sosialisasi dan validasi data E-Walidata dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), Selasa (06/08/2024).
Acara ini berlangsung di Ballroom Hotel Grand Surya Kotabaru dan dibuka secara langsung oleh Kepala Diskominfo, Gusti Abdul Wakhid. Kegiatan ini penting untuk memperkuat pengumpulan dan validasi data guna mendukung pembangunan daerah yang lebih efektif.
Aplikasi E-Walidata adalah aplikasi yang digunakan untuk pengolahan data perencanaan yang dimulai dari tahapan perencanaan, pengumpulan, pemeriksaan dan penyebarluasan. Aplikasi ini digunakan guna mewujudkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dengan berbasis data.
Kemudian, SIPD dimulai proses E-Walidata yaitu data perencanaan pembangunan daerah yang dilanjutkan dengan proses perencanaan pembangunan daerah, serta analisis dan profil pembangunan daerah.
Proses E-Walidata berisikan tahapan diantaranya: Perencanaan, Pengumpulan, Pemeriksaan dan Penyebarluasan data yang melibatkan Walidata, Produsen Data dan Pembina Data.
Kepala Diskominfo, Gusti Abdul Wakhid menyampaikan, E-Walidata ini sebaiknya harus dibagi dan digunakan ke forum SKPD dan seluruh masyarakat umum. Dengan cara ini, diharapkan lebih banyak data yang dapat dihimpun dan dimanfaatkan secara optimal, sehingga nantinya apapun visi misi dari Bupati bisa terhimpun, baik itu dari pendidikan, kesehatan dan lainnya.
“Saat ini, jumlah data yang dihimpun masih sedikit. Untuk itu dengan adanya sosialisasi ini bisa berkoordinasi dengan satu sama lain supaya semua data dapat dikumpulkan sebanyak banyaknya. Dalam hal ini, partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat menjadi sangat penting,” ucap Gusti Abdul Wakhid.
Sosialisasi ini juga menghadirkan Kepala Bappeda Kotabaru Rurien Sri Harjanti memaparkan materi pengenalan E-Walidata pada SIPD RI serta bagaimana cara penyusunan tahapan pada perencanaan pemilihan data berdasarkan urusan. Dari BPS Septiana Nur Santi memaparkan tentang pengenalan satu data Indonesia dan metadata.
Kegiatan ini dihadiri Seluruh SKPD dengan menghadirkan pejabat yang menangani penyediaan data perangkat Daerah. Melalui interaksi yang dinamis, peserta diharapkan dapat lebih memahami aplikasi dan manfaat dari data yang dihasilkan.
Melalui kolaborasi ini, dengan dukungan semua pihak, pengumpulan data yang valid dan akurat bisa dicapai demi pembangunan daerah yang lebih baik.