Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Soal Hukum Larangan Pemimpin Perempuan, UAS: Hadits Itu Kontekstual Pada Zamannya
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Soal Hukum Larangan Pemimpin Perempuan, UAS: Hadits Itu Kontekstual Pada Zamannya

Tim Redaksi
Tim Redaksi 8 September 2024, 17.38
Share
IMG 20240908 173458
UAS saat bertausyiah dalam Tabligh Akbar yang digelar Pimpinan Yayasan Abdul Aziz Halaby, Hj Erna Lisa Halaby. (Foto: IG @hj.lisahalaby)
SHARE

TERAS7.COM – Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan penjelasan atas hadist yang menyampaikan soal larangan kepemimpinan perempuan saat mengisi Tabligh Akbar oleh Yayasan Abdul Aziz Halaby yang dimpimpin Hj Erna Lisa Halaby.

Menurut UAS, hadist itu mengisahkan soal Kerjaan Persia yang menggunakan sistem pemerintahan monarki ditinggal wafat Rajanya bernama Kisra, kemudian dilanjutkan estafet kepemimpinan oleh anak putrinya yang masih kecil bernama Buran.

“Hadist itu ceritanya ada Raja Persia namanya Kisra, punya anak perempuan masih kecil namanya Buran. Kisra mati, dilantik anaknya yang masih kecil,” kata UAS, baru-baru tadi.

Setelah itu kata UAS, berita Kerajaan Persia dipimpin anak perempuan kecil bernama Buran pun sampai ke telinga Nabi Muhammad SAW yang berada di Madinah.

“Berita ini sampai ke Nabi yang ada di Madinah. Kata Nabi “Lan yufliha qaumun wallau amrahum imraat”. “Persia tidak akan beruntung, Persia tidak akan menang melawan Romawi karena dipimpin anak kecil yang tidak punya keahlian politik,” jelas UAS.

Baca juga :

Komisi II DPRD Kalsel Tekankan Ketepatan Penggunaan Anggaran 2027

Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Maka dari itu, UAS menjelaskan, bahwa hadist tersebut sifatnya kontekstual, karena mengisahkan kejadian saat Kerjaan Persia dipimpin anak perempuan kecil, yang notabenenya tidak memiliki keahlian politik.

“Sampai disini jelas? hadist itu terkait tentang Persia yang mengangkat anak perempuan Buran, masih kecil menggantikan bapaknya, katanya Nabi gak akan menang. Maka hadits itu kontekstual pada zaman itu,” tegas UAS.

Disisi lain, UAS juga mengisahkan tentang kepemimpinan perempuan pada zaman khalifah dulu, yang mana terdapat seorang perempuan diberikan jabatan oleh Ummar bin Khatab.

Perempuan itu kata UAS bernama Ummu Syifa, yang diangkat Ummar bin Khatab menjadi Pengawas Pasar Kota Madinah.

“Karena perempuan itu lebih teliti, lebih detail, lebih on time. Mana buktinya, tadi Ibu Lisa lebih dulu sampai, Abdul Somad terlambat. Jadi isu ini dengan tausiyah Ustadz Somad terjawab atau tidak,” imbuh UAS.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Komisi II DPRD Kalsel Tekankan Ketepatan Penggunaan Anggaran 2027

Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Proyek Jalan Lingkar Selatan Jadi Bukti Komitmen Lisa Percepat Pemerataan Pembangunan Banjarbaru

Buka Lomba Mancing HUT ke-81 RI, Lisa Halaby Lontarkan Candaan: Kalau Tak Ada Acara, Ulun Ikut

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?