TERAS7.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kotabaru, melalui Balai Latihan Kerja (BLK), menyelenggarakan pelatihan Operator Alat Berat dan Teknik Otomotif, termasuk Excavator, Dozer, dan Dump Truck. Acara ini berlangsung di Balai Latihan Kerja, Jl. Berangas, Baharu Utara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, pada Kamis (24/10/2024).
Sebanyak 48 peserta mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 30 hari, dengan fasilitas lengkap seperti tas, makan, dan penginapan bagi peserta yang berasal dari luar daerah.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Jurainah, yang mewakili Bupati Kotabaru, dalam sambutannya menyampaikan harapan bahwa pelatihan ini akan meningkatkan keterampilan dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di Kotabaru.
“Pemerintah daerah berharap setelah pelatihan ini, para peserta siap bekerja dengan kompetensi yang dimiliki,” ujar Jurainah.
Diterangkan, pelatihan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kotabaru tahun 2024 dengan total anggaran sebesar 1,1 miliar rupiah.
“Ini adalah kali kedua pelatihan digelar, setelah sukses pada tahun 2002, di mana banyak peserta sebelumnya telah terserap bekerja di berbagai perusahaan,” tuturnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Halim Perdana Putra, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran di Kotabaru.
“Kami ingin membekali para peserta dengan keterampilan yang bisa digunakan untuk bersaing di dunia kerja,” katanya.
Bagi calon peserta yang belum mendapat kesempatan, Pemda Kotabaru berencana membuka kembali pelatihan serupa pada tahun 2025.
“Kami telah berdiskusi dengan Bupati, dan beliau merespons positif. Peserta yang belum terserap akan diberi kesempatan di pelatihan berikutnya,” jelas Halim.
Beberapa perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam pelatihan ini termasuk Hilcon, Arutmin, PT Tanjung Cool Sebuku, serta beberapa SMK dan perusahaan lainnya. Halim juga berharap para peserta serius dalam menjalani pelatihan agar mampu bersaing saat menghadapi seleksi karyawan di perusahaan-perusahaan besar.