TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tapin resmi memulai pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) pertama di Kabupaten Tapin. Senin (21/7/2025). Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati Tapin H Juanda di Jalan Terantang, Kelurahan Bitahan, Kecamatan Lokpaikat.
Fasilitas kesehatan ini dibangun berdampingan dengan Kantor Dinas Kesehatan Tapin dan dirancang sebagai pusat layanan diagnostik penyakit, pengujian kualitas air dan makanan, serta pendukung utama sistem surveilans epidemiologi.
“Ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi bukti komitmen kami untuk membangun pilar utama daerah di bidang kesehatan masyarakat,” tegas Bupati Yamani dalam sambutannya.
Menurutnya, investasi di sektor kesehatan merupakan fondasi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengalokasikan sumber daya maksimal demi menunjang pembangunan dan layanan kesehatan yang lebih baik.
“Berapapun kebutuhan dananya, Insya Allah pemerintah siap akomodir,” lanjutnya.
Bupati Yamani juga menambahkan, komitmen tersebut tidak hanya datang dari dirinya secara pribadi, tetapi juga bersama Wakil Bupati Juanda.
“Untuk masalah fasilitas kesehatan, saya bersama Wakil Bupati Bapak H Juanda tidak akan setengah-setengah. Kita akan upayakan semaksimal mungkin agar pelayanan kesehatan untuk masyarakat Tapin lebih baik,” tegasnya.

Wakil Bupati Tapin, H Juanda saat prosesi peletakan batu pertama pembangunan Labkesmas Tapin secara simbolis pada Senin (20/7/2025). Foto: Untung.
Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Alfian Yusuf, menyebut Labkesmas ini menjadi kebutuhan yang telah lama dinanti. Ia menyampaikan, fasilitas tersebut akan mempercepat proses deteksi penyakit, sekaligus menjadi pusat pelatihan dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan lokal.
“Ini adalah tonggak penting bagi Tapin. Kehadiran Labkesmas akan meningkatkan mutu layanan dan memperkuat sistem kewaspadaan dini terhadap potensi wabah,” ujarnya.
Pembangunan Labkesmas didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2025 sebesar Rp12,6 miliar. Proyek ditargetkan rampung dalam 150 hari kalender dan mulai beroperasi penuh pada 2026.
Selain Bupati dan Wakil Bupati Tapin, peletakan batu pertama turut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupateb Tapin, serta Wakil Ketua DPRD Tapin H Hairuji.
Pemerintah berharap keberadaan Labkesmas akan memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Tapin yang selama ini masih harus merujuk sebagian besar uji laboratorium ke luar daerah, yang berdampak pada waktu dan biaya.
“Ini mimpi yang pelan-pelan kita wujudkan. Semoga masyarakat Tapin bisa menikmati layanan yang lebih akurat, cepat, dan komprehensif,” pungkas Bupati.