TERAS7.COM – Desa Matang Kaladan Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar ‘diserang’ narkoba obat-obatan terlarang hingga sabu, diduga barang haram tersebut datang dibawakn oleh orang luar.
Desa yang dikenal memiliki tempat wisata yang mempesona Bukit Matang Kaladan ini, disamping banyaknya pengunjung atau wisatawan yang datang, juga tidak luput dari ‘serangan’ narkoba, diketahui banyak pecandu dari kalangan anak muda.
Diungkapkan oleh Kepala Desa Matang Kaladan, Arbain kepada teras7.com, pada Sabtu (15/06), bahwa barang haram narkoba masuk ke desanya adalah bawaan orang luar yang menjual kepada warganya.

“Walau Desa kami dikenal sebagai tempat wisata yang banyak dikunjungi, namun juga ada yang menjadi musuh kami disini yaitu narkoba, yang diduga dibawa oleh orang luar dan menjualnya di desa kami,” ujarnya.
Disamping membenahi perekonomian warga dan wisata, aparat desa pun juga sudah melakukan upaya untuk memberantas narkoba yang merusak generasi desa. Baik dengan cara menegur maupun melaporkannya kepada pihak berwajib.

“Kami juga ada memiliki catatan nama-nama yang kita duga pengedar dan pemakai, dan juga sudah kita laporkan ke Polsek setempat,” terangnya.
Miris melihat generasi penerus Desa Matang Kaladan, Arbain berharap, narkoba didesanya baik obat-obatan maupun sabu bisa secepatnya diberantas.
“Kita berharap,narkoba dan sejenisnya ini bisa secepatnya diberantas,” harapnya.
Sementara, Kapolsek Aranio IPTU Suherman saat hendak dikonfirmasi terkait upaya kepolisan dalam melakukan pemberantasan narkoba diwilayah hukumnya, hingga hari ini (18/06) belum dapat memberikan keterangan.