TERAS7.COM – Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Cabang Rantau menggelar kegiatan donor darah di Ruang Sidang Muhammad Hatta Ali, Pengadilan Negeri Rantau, pada Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tapin.
Sejak pagi, suasana ruang sidang tampak hidup. Para hakim, pegawai Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Rantau, hingga masyarakat umum antusias mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Ketua IKAHI Cabang Rantau, Isnaini Imroatus Solichah, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat Sumpah Pemuda yang diterjemahkan dalam tindakan sosial.
“Kegiatan ini tidak hanya memperingati Hari Sumpah Pemuda, tetapi juga menjadi sarana bagi kita semua untuk berbagi dan menebar manfaat bagi masyarakat. Setetes darah yang kita sumbangkan hari ini bisa menjadi penyelamat bagi nyawa orang lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai insan peradilan, para hakim dan pegawai memiliki tanggung jawab moral untuk menegakkan nilai-nilai kemanusiaan.
“Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa pengadilan tidak hanya berperan dalam menegakkan hukum, tetapi juga dalam menebarkan kebaikan bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan donor darah ini menjadi bentuk kepedulian sosial IKAHI Cabang Rantau sekaligus mempererat sinergi antar lembaga peradilan di wilayah Rantau. Selain manfaat bagi penerima darah, momen ini juga memperkuat rasa persatuan dan gotong royong di kalangan aparatur peradilan.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, pengadilan memperlihatkan sisi humanis aparat hukum — bahwa di balik toga hakim dan atribut kelembagaan, terdapat hati yang peduli terhadap kehidupan dan kemanusiaan.
Dengan membawa semangat Sumpah Pemuda, kegiatan donor darah IKAHI Cabang Rantau menjadi simbol pengabdian, persatuan, dan kepedulian antar sesama. Setetes darah yang disumbangkan hari ini menjadi harapan baru bagi yang membutuhkan, sekaligus pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk melalui aksi kemanusiaan sederhana namun bermakna.