TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tapin menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 105 ASN sebagai bentuk penghargaan negara atas loyalitas dan pengabdian panjang mereka.
Di balik prosesi penyerahan yang dilaksanakan pada (2/12/2025) di Pendopo Galuh Bastari ini, pimpinan daerah menekankan pesan penting: penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi pengingat bahwa reformasi birokrasi membutuhkan komitmen nyata dari setiap aparatur.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapin H. Juanda menegaskan bahwa ASN tidak boleh terjebak dalam zona nyaman, terutama ketika standar pelayanan publik terus meningkat seiring transformasi digital.
“Satyalancana ini adalah kehormatan, tapi sekaligus amanah. Integritas, disiplin, dan etos kerja harus menjadi budaya sehari-hari. Publik menuntut pelayanan yang cepat, transparan, dan benar-benar memudahkan,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman panjang para ASN menjadi modal besar, tetapi tantangan birokrasi modern memerlukan kemampuan adaptasi, peningkatan kompetensi, dan kemauan untuk berubah.
“Kita tidak bisa bekerja dengan pola lama. Inovasi, digitalisasi, dan respons cepat sudah menjadi standar,” tegasnya.
Wabup menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah memperkuat sistem birokrasi agar lebih profesional, akuntabel, dan fokus pada kepuasan masyarakat. Untuk itu, aparatur dituntut menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar pelaksana tugas.
Penyerahan Satyalancana tahun ini disebut memiliki makna strategis karena bertepatan dengan percepatan agenda reformasi birokrasi Tapin. Pemerintah daerah kini menargetkan peningkatan kualitas layanan publik sebagai prioritas utama, sehingga konsistensi aparatur dalam menjalankan amanah menjadi penentu keberhasilan program.
Wabup juga menegaskan bahwa para penerima penghargaan harus berada di garis depan perubahan tersebut—menjadi role model profesionalisme dan integritas—karena keberhasilan pembangunan Tapin tidak hanya ditopang anggaran dan program, tetapi terutama oleh kualitas sumber daya manusianya.