TERAS7.COM – Kawasan Tabat Besar atau Bendungan Kali Maraup yang terletak di Desa Inan Panggung, Kecamatan Paringin Selatan, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ikon wisata alam baru di Kabupaten Balangan.
Anggota Komisi III DPRD Balangan, Hafis Ansyari, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan agar segera melakukan pembenahan serius terhadap kawasan tersebut. Menurutnya, pengelolaan yang lebih profesional diperlukan agar potensi alam lokal mampu menarik minat wisatawan sekaligus memberikan nilai tambah bagi daerah.
“Tahun 2026 ini Tabat Besar atau Bendungan Kali Maraup perlu dibenahi dan dijadikan wisata alam. Kawasan ini merupakan bagian dari irigasi pedesaan hasil karya para nenek moyang, dan Pemkab Balangan siap mengucurkan dana untuk pembenahannya,” ungkap Hafis kepada awak media, Selasa (13/1/2026).
Dalam usulannya, Hafis menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai estetika. Ia menyebut rencana pembangunan jembatan penghubung mini untuk memudahkan akses pengunjung, serta pendopo ikonik yang dibangun di atas permukaan danau sebagai pusat aktivitas dan tempat bersantai wisatawan.
Keyakinan Hafis terhadap potensi Tabat Besar bukan tanpa dasar. Selama ini, kawasan tersebut telah menjadi pusat kegiatan budaya yang mampu menarik ribuan pengunjung, salah satunya melalui agenda tahunan lomba menangkap ikan tradisional.
Menariknya, kegiatan tersebut tetap mempertahankan kearifan lokal dengan penggunaan alat tangkap tradisional seperti lunta (jala), hancau, tangguk, halawit, hingga sarakap.
Selain menawarkan panorama alam, Tabat Besar juga dikenal sebagai ekosistem kaya berbagai jenis ikan. Para pemancing maupun peserta lomba kerap mendapatkan hasil tangkapan melimpah, mulai dari ikan rawa seperti gabus, pepuyu, dan kapar, hingga ikan sungai seperti baung, puyau, dan sanggiringan.
Dengan kekayaan hayati serta antusiasme masyarakat yang tinggi, pengembangan Tabat Besar sebagai destinasi wisata alam diharapkan tidak hanya mampu melestarikan budaya lokal, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi kreatif di Kabupaten Balangan.
“Dengan dibenahinya Tabat Besar ini, diharapkan ke depan lomba tangkap ikan dapat digelar lebih baik, dan para pejabat maupun tamu yang hadir sudah tersedia tempat yang layak,” pungkas Hafis.