TERAS7.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai merealisasikan salah satu janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman, terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan internasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program beasiswa luar negeri bagi 150 generasi muda Banua. Rinciannya, 75 siswa akan melanjutkan pendidikan ke Singapura dan 75 siswa lainnya ke Cina.
Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, mengatakan program ini merupakan bagian dari realisasi janji politik di sektor pendidikan yang kini mulai masuk tahap eksekusi.
“Program ini bukan hanya wacana, tetapi sudah dalam tahap pelaksanaan. Kami membuka kesempatan bagi 150 siswa untuk mendapatkan pendidikan internasional,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemprov Kalsel dalam menyiapkan SDM yang mampu bersaing di tingkat global.
Program beasiswa ini tidak hanya menawarkan akses pendidikan luar negeri, tetapi juga menjanjikan peluang kerja bagi para lulusannya.
Untuk tujuan Singapura, peserta akan dipersiapkan menjadi tenaga perawat melalui kerja sama dengan Asian Nursing Singapore. Para lulusan nantinya mendapatkan ikatan dinas dan kesempatan bekerja di negara tersebut.
Sementara itu, peserta yang melanjutkan pendidikan di Cina akan menempuh studi di Jiangsu Agri-animal Husbandry Vocational College. Lulusan dari program ini berpeluang bekerja di perusahaan-perusahaan asal Cina yang beroperasi di Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, Disdikbud Kalsel menggandeng Yayasan Binawan serta Yayasan Agungkan Guru Indonesia (Y.AGI) Berau untuk membantu proses seleksi calon penerima beasiswa. Pendaftaran dibuka hingga 28 Februari 2026.
Tantri menegaskan, anggaran program akan direalisasikan setelah para calon penerima dinyatakan lulus seleksi sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan generasi muda Banua tidak hanya mendapatkan pendidikan internasional, tetapi juga memiliki kepastian masa depan melalui peluang kerja yang jelas,” tegasnya.
Pemprov Kalsel berkomitmen mengawal seluruh proses, mulai dari seleksi, keberangkatan, hingga pemantauan studi para penerima beasiswa agar program berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi daerah.