TERAS7.COM – Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah PLN UID Kalselteng mengalami lonjakan signifikan sepanjang 2025.
Hingga Desember 2025, total energi listrik yang tersalurkan melalui SPKLU mencapai 238.936,19 kWh, naik 565,31 persen dibanding tahun sebelumnya. Lonjakan ini juga tercermin dari meningkatnya jumlah transaksi pengisian daya kendaraan listrik, yang mencapai 11.057 kali penggunaan, naik 463,84 persen dibanding periode sebelumnya.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyatakan, tren ini menunjukkan masyarakat semakin percaya dan nyaman memanfaatkan kendaraan listrik.
“Lonjakan penjualan kWh hingga lebih dari 565 persen menunjukkan bahwa masyarakat Kalselteng semakin percaya dan nyaman menggunakan kendaraan listrik sebagai moda transportasi harian,” ujarnya.
Iwan menambahkan, tingginya jumlah transaksi menjadi bukti pemanfaatan SPKLU yang semakin optimal. PLN akan terus memperluas jangkauan SPKLU di titik-titik strategis serta memastikan keandalan operasional agar pengguna dapat mengisi daya dengan aman dan nyaman.
“Kami melihat tren ini sebagai momentum penting untuk terus memperluas jangkauan layanan SPKLU di titik-titik strategis,” katanya.
Selain menambah unit, PLN UID Kalselteng juga melakukan evaluasi kebutuhan infrastruktur seiring pertumbuhan kendaraan listrik, selaras dengan upaya transisi energi dan pengurangan emisi karbon. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
“Kami optimistis, dengan dukungan seluruh pihak, ekosistem kendaraan listrik di Kalselteng akan tumbuh semakin pesat dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” tutup Iwan.
PLN UID Kalselteng menegaskan komitmennya menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang adaptif terhadap teknologi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.