TERAS7.COM – Suasana religius mewarnai pembukaan Turnamen Free Fire dalam rangka Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu yang digelar di Mini Stage Ruang Terbuka Simpang Empat, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan diawali dengan lantunan shalawat yang dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dan diikuti oleh seluruh peserta serta tamu undangan yang hadir. Momen tersebut menciptakan nuansa khidmat sekaligus menjadi pembeda dalam pembukaan ajang esport di daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan hadiah sepeda kepada tiga peserta yang turut maju memimpin shalawat bersama.
Ia menegaskan bahwa pembukaan dengan shalawat diharapkan membawa keberkahan dalam seluruh rangkaian kegiatan.
“Kita awali pembukaan acara ini dengan shalawat, dengan harapan apa yang kita lakukan membawa keberkahan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa turnamen Free Fire ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari perkembangan zaman di bidang digital dan industri kreatif.
Menurutnya, esport kini telah menjadi bagian dari ekosistem global yang membuka peluang besar bagi generasi muda, baik sebagai wadah pengembangan bakat maupun peluang ekonomi.
“Esport bukan lagi sekadar hiburan, tetapi sudah menjadi peluang ekonomi, wadah pengembangan bakat, serta sarana membangun karakter generasi muda yang kompetitif dan sportif,” jelasnya.
Ia berharap melalui turnamen ini dapat lahir talenta-talenta muda dari Tanah Bumbu yang mampu berprestasi hingga ke tingkat regional, nasional, bahkan internasional.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan para peserta untuk tetap bijak dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, semangat belajar, serta menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama.
Para peserta diharapkan tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki karakter yang baik serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, turnamen Free Fire tidak hanya menjadi ajang hiburan dan kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda yang menggabungkan nilai religius, sportivitas, dan perkembangan teknologi di era digital.