TERAS7.COM – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan opsi solusi bagi warga Sidomulyo, Kelurahan Guntung Payung, Kota Banjarbaru, yang terdampak sengketa lahan apabila nantinya putusan kasasi di Mahkamah Agung tidak berpihak kepada warga.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama warga Sidomulyo dan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel di Gedung B Lantai 4 Kantor DPRD Kalsel.
Menurut Supian HK, DPRD menghormati proses hukum yang saat ini masih berjalan dan meminta seluruh pihak menunggu keputusan pengadilan hingga tingkat kasasi.
“Hari ini kita sepakat dengan pihak terkait untuk menunggu keputusan pengadilan hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung. Apapun hasilnya nanti, kita akan terima sebagai keputusan hukum,” ujarnya.
Meski demikian, ia memastikan DPRD tetap memikirkan solusi bagi masyarakat apabila nantinya harus kehilangan tempat tinggal akibat sengketa lahan tersebut.
“Sebagai wakil rakyat, kami akan berusaha memberikan solusi terbaik, termasuk melalui program bedah rumah bagi warga yang terdampak,” katanya.
Ia menegaskan, DPRD tidak berada pada posisi memutus perkara, namun berupaya menjadi jembatan agar seluruh proses berjalan secara adil dan transparan.
“Semuanya kami ayomi dan rangkul, baik TNI, Polri, maupun masyarakat. DPRD tidak dalam posisi memutus perkara, tetapi memfasilitasi agar proses berjalan adil dan transparan,” tegasnya.
Dalam RDPU tersebut, warga Sidomulyo juga menyampaikan harapan agar tetap mendapatkan rasa aman tanpa intimidasi selama proses hukum berlangsung.
Selain membahas sengketa lahan, forum itu turut menerima aspirasi mahasiswa terkait wacana penetapan Pegunungan Meratus sebagai Taman Nasional.
RDPU tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI dan Polri, Badan Pertanahan, Dinas Kehutanan, hingga Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel.
Melalui forum tersebut, DPRD Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus menyerap aspirasi masyarakat dan mencari jalan keluar terbaik bagi persoalan yang dihadapi warga.