TERAS7.COM – Semangat pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi daerah mewarnai pelantikan Badan Semi Otonom (BSO) Womenpreneur HIPMI BPD Kalimantan Selatan periode 2026-2031 di Hotel Grand Maya by Artotel Banjarbaru, Jumat (16/5/2026).
Pelantikan kepengurusan periode terbaru tersebut menjadi tonggak baru dalam memperluas ruang kontribusi perempuan pengusaha di Kalimantan Selatan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan ekonomi daerah.
Momentum ini juga diarahkan untuk mendorong terciptanya ekosistem kewirausahaan perempuan yang inklusif, progresif, sehat, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Dalam prosesi pelantikan, Sistia Raisanty, SM., M.I.Kom., MM., CPS, CDM resmi dilantik sebagai Ketua Umum Womenpreneur HIPMI BPD Kalimantan Selatan.
Sistia dikenal sebagai Master Trainer Public Speaking sekaligus CEO AS Academy yang bergerak di bidang pelatihan dan sertifikasi profesi.
Ia didampingi Cici Asmawaty, SE., M.IP., MM sebagai Sekretaris Umum yang juga merupakan CEO Duta Grooming dan Personal Colour Analysis, serta Asniatul Jamilah, S.Pd., MM sebagai Bendahara Umum yang dikenal sebagai pemilik Mels by Memel dan Headspa by Mellanie.

Usai pelantikan, Sistia Raisanty menegaskan perempuan memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi apabila diberikan ruang dan dukungan yang tepat.
Menurutnya, Womenpreneur HIPMI bukan hanya menjadi wadah membangun bisnis, tetapi juga ruang tumbuh bagi perempuan agar lebih percaya diri, mandiri, visioner, dan mampu menciptakan dampak positif.
“Womenpreneur HIPMI bukan hanya tentang membangun bisnis, tetapi tentang membangun perempuan yang percaya diri, mandiri, visioner, dan mampu menciptakan dampak. Kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang saling menguatkan agar perempuan pengusaha di Kalimantan Selatan dapat naik kelas dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” ujar Sistia.
Ia menambahkan, organisasi tersebut diharapkan menjadi wadah yang aman dan suportif bagi perempuan pengusaha agar mampu menghadapi persaingan dunia usaha yang semakin dinamis.
“Perempuan bukan hanya mampu menjadi pelaku usaha, tetapi juga penggerak perubahan. Womenpreneur HIPMI hadir untuk memperkuat kapasitas perempuan agar lebih percaya diri, adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis,” tambahnya.
Womenpreneur HIPMI sendiri hadir sebagai wadah pemberdayaan perempuan pengusaha yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga penguatan kapasitas, kolaborasi lintas sektor, edukasi, pengembangan jejaring bisnis, hingga membuka akses permodalan yang lebih luas.
Melalui pelantikan ini, diharapkan lahir semangat baru bagi perempuan pengusaha di Kalimantan Selatan untuk terus berkembang, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi pembangunan ekonomi daerah.